Tong Air Cuci Tangan Gratis dari Komunitas Taman Daun Menyasar ke Rumah Sakit, Puskemas dan Kantor DPRD Lembata

Komunitas Taman Daun Lembata membagikan Tong Air Cuci Tangan gratis bagi RSUD Lewoleba. Foto : Dok.Fortuna

Relawan Komunitas Taman Daun gencar mendistribusikan Tong Air (cuci tangan) gratis untuk  pelayanan warga yang tersebar di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain ke Puskemas, Polsek, Pos Koramil dan Polindes, Komunitas ini juga membagikan Tong Cuci Tangan gratis bagi Semua Rumah Sakit, Puskesmas termasuk ke Kantor DPRD Kabupaten Lembata

Aksi relawan Komunitas Taman Daun ini terus dilakukan hingga Kamis, (26/3) untuk membantu masyarakat dan petugas kesehatan di Kabupaten Lembata yang sampai dengan saat ini masih mengalami keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) di tengah merebaknya wabah Corona Virus Diasease (Covid- 19)

Sehari sebelumnya, Rabu (25/3), anak-anak muda dari komunitas ini telah membagikan sebanyak 150 unit Tong Air (cuci tangan) di beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) antara lain di Polindes Hingalamamengi, PolindesWailolong, Polindes di Desa Lite, Desa Mahal 2, Desa Atakowa, Desa Belabaja, Desa Lamalera, Desa Hingalamamengi, Polindes Desa Peu Sawah, Polindes Desa Tubung Walang, Polindes Roho, Polindes Hoelea, Polindes Benihading, Atulaleng Polindes, Klikur Polindes serta beberapa puskesmas lainnya yang ada di wilayah Lembata.

Kamis kemarin, Relawan Taman Daun kembali mendistribusikan 2 unit bervolume 40liter di beberapa titik wilayah yang ada di Kabupaten Lembata diantaranya Puskesmas kota Lewoleba Lembata dan Puskesmas Kalikasa Kecamatan Atadei untuk

Tak hanya di puskesmas, pihaknya juga menyerahkan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembata sebanyak 5 unit dan Rumah Sakit Damian (Rumah Sakit Lepra) Lembata sebanyak 2 unit, kemudian di Rumah Sakit Bukit kota Lewoleba sebanyak 2 unit untuk bagian Rawat inap dan rawat jalan, serta untuk gedung anggota DPRD Lembata sebanyak 4 unit dengan daya tampung yang sama yakni 40 Liter.

Tong Air Cuci Tangan gratis dari komunitas ini juga sampai Kantor DPRD Lembata. Kamis, (26/3). Foto : Dok.Fortuna

John Batavor, salah satu anggota dari Komunitas Taman Baca Daun sekaligus pelopor dalam aksi pembagian tong gratis itu, ketika dihubungi www.fortunaexplore.com dari Kupang pada kamis (26/3), mengatakan bahwa pendistribusian ini tong cuci tangan terus berjalan karena ada permintaan langsung dari pihak puskesmas, lantaran sampai dengan saat ini belum ada tindakan dari dinas terkait.

“Kami barusan antar 2 buah ke Puskesmas Lewoleba Lembata dengan masing-masing daya tampung 40 liter air. Ini permintaan langsung dari pihak Puskesmas. Sementara masyarakat dan pengunjung Puskemas mulai membludak banyak yang datang lalu tong air punya mereka kecil dan terbatas,” ungkap John.

Terhadap aksi yang dilakukan itu, Jhon Batavor yang adalah pemilik Homestay Taman Daun Lembata itu kembali menegaskan aksi itu adalah bagian dari kepedulian dirinya sebagai warga negara untuk membantu sesama.

Jadi ini  bukan untuk mencari popularitas. Kita hanya ingin memberikan manfaat untuk orang lain dalam situasi seperti sekarang tanpa harus menunggu kaya dan mempunyai jabatan dulu, ujarnya.

Pendistribusian di Rumah Sakit Bukit Lewoleba. Foto : Dok.Fortuna

Dana Dari Usaha Pribadi

Menariknya, meski gencar melakukan aksi sosial, ternyata komunitas Taman Daun tidak mendapat dukungan banyak dari pihak ketiga namun sebagian besar dananya diperoleh dari usaha pribadinya.

Jhon mangatakan sumber dana dari kegiatan sosial itu adalah hasil pendapatan milik Kapal Ikannya serta dari hasil pembayaran penginapan Homestay Taman Daun. Dimana sebesar 80% dialokasikan untuk biaya kegiatan komunitas Taman Daun dalam berbagai aksi sosial, seperti contoh salah satunya adalah aksi pendistribusian Tong Air untuk masyarakat Lembata.

Baginya aksi sukarela itu  digerakan bersama team relawan komunitas yang adalah kumpulan pemuda/pemudi desa yang memiliki visi sama untuk membantu sesama dan meringankan beban pemerintah (negara)

Ia berharap, aksi sosial itu mampu mengedukasi masyarakat untuk bisa meningkatkan kepedulian dan inisiatif terlebih untuk keselamatan diri serta masyarakat di Kabupaten Lembata secara khusus, NTT dan Indonesia pada umumnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung atas aksi mulia yang sedang mereka lakukan, terlebih untuk insan pers dan media masa yang siap berbagi lewat sharing yang tentunya bermanfaat dan mampu menginspirasi banyak orang, serta selalu siap membantu untuk terus mempublikasikan selama aksi ini berlangsung.

Aksi tersebut melibatkan anggota relawan dari komunitas Taman Daun serta beberapa pemuda sekitar yang secara sukarela dengan cara menggunakan Sepeda motor dan Bus Umum saat melakukan pendistribusian demi menyukseskan aksi itu.

John bahkan ingin membaktikan usahanya untuk semua rakyat Lembata. “Kami akan terus melakukan aksi sosial yang lebih ampuh dari ini untuk menjaga Lembata aman dari Korona. Bahkan saya akan pertaruhkan dan korbankan semua kemampuan saya untuk Lembata. Kapal ikan dan homestay saya akan saya jual jika harus untuk keselamatan kita semua, ujar John berkomitmen. (Wilfrid/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *