Kopdit Pintu Air Cabang SoE Bubuhkan Capaian SHU Dengan Prosentase Tertinggi

Pengurus Pusat, Komite dan Manajemen Cabang SoE pose bersama disela-sela Acara Pra-RAT, Senin (16/3). Foto : Dok.Fortuna

Sebagai Koperasi Primer Nasional, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air terus memonitor pergerakan dan capaian cabang- cabang di seluruh Indonesia untuk tahun buku 2019.

Cabang SoE, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT menjadi salah satu Cabang produktif dengan prosentase capaian Sisa Hasil Usaha (SHU) paling tinggi dari puluhan Kantor Cabang kopdit Pintu Air di Area Timor Bagian Barat

Untuk tahun buku 2019, Cabang Soe berhasil membubuhkan SHU sebesar Rp 977.161.947 atau 186% melampaui angka yang ditargetkan pada tahun sebelumnya yakni Rp 535.582.216

Dari sisi prosentase capaian SHU secara nasional dalam tahun buku 2019, Cabang Makasar Sulawesi Selatan menempati urutan pertama dengan raihan 266 %, disusul Dompu Nusa Tenggara Barat 158 % dan Cabang Boru di Kabupaten Sikka 138 %

Sementara untuk besaran nilai SHU dari 52 cabang di Indonesia, Cabang Utama Maumere menempati Ranking I dengan nilai Rp 2,1 Miliar lebih, Ranking II Cabang Atambua dengan nilai Rp 1,6 Miliar lebih dan Cabang Kewapante menempati Ranking III dengan nilai Rp 1,098 Miliar lebih.

Data yang berhasil direkam Fortuna dari hasil Pra -Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019 di GOR Nekamese SoE, Senin (16/3/2020) memperlihakan bahwa Cabang SoE mampu mencatat prestasi gemilang. Hampir semua indikator yang disyaratkan mengalami pertumbuhan signifikan.

Dari sisi jumlah anggota misalnya, ditargetkan  9389 orang dan hingga 31 Desember 2019 mencapai 8750 atau 93%, Simpanan Saham dari target Rp 20.379.489.500 yang tercapai Rp 14.686.049.067 atau 72%,  untuk Simpanan Non Saham ditargetkan Rp 2.926.295.001 dan yang berhasil dicapai Rp 3.171.454.386 atau 108%

Sementara untuk pertumbuhan Pinjaman ditargetkan Rp 30.401.843.400 dan yang berhasil dicapai Rp 21.966836.000 atau naik 72% sedangkan Aset mengalami kenaikan sebesar 79% dari yang ditargetkan Rp31.663.702.406 menjadi Rp 25.224.638.732

Ketua Komite Kopdit Pintu Air Cabang SoE, Drs. Yeholnias S.A.Naat  mengatakan bahwa Capaian Kinerja Tahun Buku 2019 tersebut mendorong Pengurus dan Manajemen untuk terus berjuang dan membuat Rencana Kerja Tahun Buku 2020 yang lebih menantang dan optimis bisa dicapai.

Adapun Rencana Kerja Pengurus dan Manajemen Cabang SoE untuk Tahun Buku 2020 yang siap dibidik antara lain pertumbuhan anggota menjadi 11.375 orang, kenaikan Simpanan Saham sebesar Rp 20.815.268.575, Simpanan Non saham Rp 3.474.678.575, Pinjaman Rp 35.146.937.600, Aset 40.355.365.971 dan peningkatan SHU menjadi Rp 2.108.816.256

Pejabat Kecamatan Molo Selatan, Oktovianus Oematan dan Pengurus Pintu Air Pusat pose bersama usai acara pembukaan Pra-RAT. Foto : Dok.Fortuna

Kegiatan Pra -RAT yang dihadiri 214 orang perwakilan dari kelompok-kelompok itu dipimpin oleh Sekretaris Pengurus Pusat Kopdit Pintu Air, Magdalena   Peni Lamak didampingi  Pengawas Maksimus Naat dan Manager Area Timor Bagian Barat Abdulrachman Nau

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Pengurus Pusat, Ny.Magdalena Peni Lamak dan dihadiri Oktovianus Oematan Wakil dari Pemerintah Kecamatan Molo Selatan, Ketua Komite Cabang Drs. Yeholnias S.A.Naat, Wakil Ketua, Tridia Neken, Silvia Funan,SE  selaku SPI da Mananger Cabang SoE, Maria Fatima Lon, SE serta ratusan peserta Pra-RAT utusan dari 18 Kelompok serta 18 orang Komite.

Oktovianus Oematan pada kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah bersyukur karena koperasi Pintu Air telah lama berkarya dan membantu banyak masyarakat di kabupaten TTS khususnya di Kecamatan Molo Selatan dalam meningkatan ekonomi rumah tangga.

Dia juga mengingatkan kepada semua anggota untuk memahami suka dukanya hidup berkoperasi dengan membiasakan budaya hidup tertib simpan pinjam serta mengetahui hak dan kewajiban anggota.

‘Jadi biasanya dalam berkoperasi itu ada Hak dan ada kewajiban. Sebagai anggota yang baik hendaknya jangan hanya menuntut hak tetapi tidak memenuhi kewajiabnnya,”ungkapnya

Oktovianus meminta semua anggota untuk mematuhi aturan main. Ketika sudah dapat hak cenderung kita lupa jalankan kewajiban. Ada yang sudah dikasi pinjaman tapi mereka kabur tidak mau bayar angsurannya. Ini yang saya minta untuk kita tertib menjadi anggota ,” ujar Oktovianus menambahkan

Pada kesempatan itu, Sekretaris Pengurus Pusat Magdalena Lamak kembali mengingatkan semua pengurus dan manajemen untuk bekerja total melayani anggota.

Saya minta untuk mari kita melayani anggota kita dengan sukacita karena sebuah koperasi bisa hadir dan memiliki pengurus karena ada anggota, ujarnya

Hal lain yang diminta Leny Lamak (Sapaan Magdalena) yakni soal rencana kerja, target sebelum dan sesudah, perkembangan simpanan pinjaman juga jumlah anggota yang mesti terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Satu yang menjadi kebanggaan cabang Soe kata leny yakni pencapaian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diprediksi menjadi prosentasi tertinggi dari semua cabang di area Timor Bagian Barat

“Cabang SoE dalam tahun buku 2019 berhasil membubuhkan prestasi SHU senilai Rp 997juta lebih. Ini membanggakan dan selaku pengurus pusat, kita sangat mengapresiasi kinerja komite dan manajemen Cabang SoE,” ujarnya tersenyum

Untuk diketahui,  KSP Kopdit Pintu Air masuk di SoE kabupaten TTS  sejak tahun 2012 atau telah 8 tahun berkarya. Koperasi ini diresmikan pada tahun 2014 dan hingga saat ini memiliki  jumlah anggota 8750 orang dari total anggota KSP Kopdit Pintu Air secara nasional yakni 259.000 orang. (Asnger/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *