PDI Perjuangan NTT Bagi Masker Gratis Bagi Pekerja Jalanan di Kota Kupang

Para pekerja dan buruh bangunan mendapatkan masker gratis dari Pengurus PDIP NTT dalam kegiatan kemarin, Selasa, (24/3). Foto : Ist

Menghadapi pandemi Covid-19 di NTT, khususnya di Kota Kupang dan sekitarnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi NTT membagikan masker secara gratis di sejumlah titik di Kota Kupang, Selasa (24/03/2020).

Sebanyak 4000 pcs (lembar) masker pelindung dibagikan khusus bagi masyarakat ekonomi lemah atau kaum marhaen yang menghabiskan banyak waktunya di jalanan guna mengais rezeki.

Ketua DPD, Emelia Julia Nomleni  mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Partai terhadap Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi. Emi menjelaskan bahwa karena stoknya terbatas dan langka, maka DPD PDI Perjuangan NTT hanya bisa mendistribusikan kurang lebih 4.000 pcs.

Pengurus PDIP NTT menemui warga di halte-halte Bus. Foto : Ist

“Dengan susah payah, kami dapat masker ini, dan kami prioritaskan untuk dibagikan pada masyarakat, terutama mereka yang harus tetap bekerja seperti supir, kondektur, tukang ojek, pedagang sayur di pinggir jalan, pedagang pasar,” ujar politisi yang akrab disapa Ibu Emy ini.

Menurut Emy, karena stoknya sangat terbatas, maka langkah awal masih distribusikan di wilayah Kota Kupang.  Emy menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan kegiatan, DPD PDI Perjuangan NTT dibantu oleh Anggota DPRRI Fraksi PDI Perjuangan, Herman Herry.

“Kita gotong-royong, Pak Herry juga membantu, sementara secara teknis di lapangan diurus oleh pengurus DPD, kader partai dan Satgas” tambah Ketua DPRD Provinsi NTT ini.

Sementara Kristofora Bantang, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, menjelaskan bahwa lokasi kegiatan pendistribusian dimulai dari pangkalan ojek bundaran Undana, Pertigaan Oesapa, Halte Jalan Pasar Oeba, Terminal Kupang dan pasar Kuanino.

Mereka juga menyasar perempatan Polda NTT, Pasar Naikoten, depan toko Glory Oepura, terminal Oepura, pangkalan ojek Sikumana, pangkalan ojek BTN Kolhua, pedagang sayur di Maulafa, terminal oebufu, SPBU TDM, bundaran Ina Boi, Taman Tirosa dan lingkungan sekitar kantor DPD PDI Perjuangan NTT.

“Sepanjang jalan, kami secara acak membagikan masker. Jika ada kerumunan, kami ajak untuk menjaga jarak fisik dan kembali ke rumah,” tutur Kristofora.

Pengurus DPD PDI Perjuangan lain yang hadir, Yukunda Huwa mengatakan bahwa saat distribusi masker, juga dilakukan edukasi singkat pencegahan Covid-19, terutama tentang pentingnya mencuci tangan secara rutin.

Koordinator Lapangan (Korlap) kegiatan, Megarisa Carina Mboeik menambahkan bahwa selain distribusikan di sejumlah titik, DPD PDI Perjuangan NTT juga menyerahkan sedikit masker ke sejumlah rumah ibadah untuk membantu para pemimpin agama yang harus memimpin ibadah pemakaman.

“Tadi, Pak Jhon Ricardo dan Pak Simon Nilli sempat mengantar ke beberapa rumah ibadah, untuk membantu pencegahan di lingkungan rumah ibadah, terutama yang akan pimpin ibadah pemakaman,” ujar Megarisa.

(Korlap) kegiatan, Megarisa Carina Mboeik membagikan masker bagi warga yang antre mengisi BBM. Foto : Ist

Megarisa mengatakan bahwa selain pembagian masker, DPD PDI Perjuangan juga sementara menyiapkan disnfektan untuk pencegahan virus dan di sejumlah titik strategis di Kota Kupang. Untuk pembuatan disinfektan, menurut Mega, DPD PDI Perjuangan NTT tetap berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan.

“Karena ini bahan kimia, kita merujuk pada pedoman dari Dinkes, dan kita konsultasikan terus, agar tidak keliru dalam pelaksanaan kegiatan, “ kata Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan NTT ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 NTT, sampai dengan Selasa (24/03/2020), jumlah Orang Dalam Pemantaun (ODP) terkait Covid-19 di Provinsi NTT  sebanyak 130 orang.  ODP yang menjalani isolasi mandiri di rumah yakni sebanyak 120 orang, sementara 10 orang menjalani isolasi di rumah sakit rujukan. (rilisDPD/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *