Pemerintah dan Bank NTT Dorong Gereja Ikonik di Kefamenanu Ini Jadi Destinasi Wisata

Para Pegunjung yang sering memadati Gereja ini. Foto : Ist

Sebuah gereja ikonik hadir di Kota Kefamenanu. Tepatnya di Jalan El Tari Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Gereja yang dibaptis dengan nama St. Antonius Padua Sasi itu dibangun menggunakan batu alam Timor.

Miniaturnya yang unik menjadi magnet wisata bagi para penikmat wisata di kota itu.

Tidak hanya di hari Minggu atau hari libur, pengunjung bisa saja datang kesini kapan saja karena gereja ini berada di jalan poros utama Kupang- Kefa- Atambua- Dili, negara Timor Leste

Jika dilihat sekilas, bangunan St. Antonius Padua Sasi itu memang tidak seperti gereja yang ada di NTT pada umumnya. Menawan dengan bentuk bangunan seperti setengah lingkaran.

Namun Anda akan dengan cepat menyadarinya sebagai sebuah gereja jika melihat tanda salib besar yang ada di atap gereja dan beberapa di depan gereja.

Gereja Sasi dibangun setinggi 17 meter dengan batuan alam yang berasal dari Timor Tengah Utara. Batu-batu alam ini bisa Anda lihat dari struktur dindingnya dan jalan setapak menuju ke pintu utama. Bahan lain seperti kayu berkualitas terbaik juga digunakan sebagai material bangunan ini.

Melihat pesona gereja itu dan tingginya minat pengunjung yang terus “berziarah” dan berwisata ke lokasi itu maka Pihak Pastoral menggandeng Bank NTT dan Pemerintah untuk menatanya menjadi sebuah destinasi wisata yang representatif. Berbagai langkah nyata dilakukan untuk memuluskan rencana ini.

Pada hari senin tanggal 16 Maret 2020, rombongan dari Paroki St Antonius Padua Sasi Kefamenanu yang terdiri dari Pater Titus Khian Limngardi OFMConv selaku Pastor Paroki St Antonius Padua dan Ketua Yayasan Pendidikan Betlehem Frankoni Kefamenanu  ditemani Pater Jose Nitsae OFMConv selaku Pastor Rekan dan Sekretaris Yayasan Betlehem Frankoni bertemu Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Aleks Koroh di Kupang untuk membahas rencana itu.

Para pastor ini ditemani Adi M Pontus selaku Ketua II DPP Paroki Sasi membidangi Komsos, Pendidikan & Kepemudaan sekaligus merangkap Panitia Pembangunan Taman Doa St Maria Imaculata Sasi dan Yustinus Buker  Perwakilan OMK paroki St Antonius Padua Sasi Kefamenanu.

Bersama Sekretaris Dinas Pariwisata NTT Alexander Koroh mereka berdiskusi banyak tentang pengembangan Gereja sasi ke depan sebagai salah satu destinasi wisata rohani unggulan di kabupaten  Timor Tengah Utara  Provinsi NTT dan langkah-langkah yang dilakukan oleh Gereja dalam pastoral Pariwisata.

Penyerahan Pengharagaan dari Pater Titus Khian Limngardi OFMConv kepada Direktur Pemasaran Dana Bank NTT Harry A Riwu Kaho di sela-sela Audiense. Foto : Ist

Pada siang harinya rombongan berkesempatan berkunjung ke Kantor Pusat Bank NTT dan melakukan audince dengan Direktur Pemasaran Dana Bank NTT Harry A Riwu Kaho.

Tujuan kedatangan Pastor Paroki bersama rombongan adalah untuk menyampaikan ungkapan terimakasih dan penghargaan dari Yayasan dan paroki atas dukungan dan kerjasama bank NTT selama ini.

Pater Titus mengungkapkan bahwa bank NTT sungguh membantu dengan kerjasama Payment Poin Pembayaran Uang sekolah dan uang asrama dari tingkat TK ,SD, SMUK, Cash Managemet System, Lopo DiaBisa Bank NTT Cafetaria OMK Sant Antonio Padova, Bantuaj WiFi utk 10 kelas SMUK sebanyak 20 buah dan taman Baca Flobamora Cerdas.

Pada kesempatan itu Direktur Pemasaran Dana mengungkapkan keharuannya dan berterimakasih kepada Yayasan dan Paroki atas kepercayaannya kepada Bank NTT, dan selanjutnya akan terus mendukung pendidikan di Yayasan Betlehem dan Pengembangan Gereja Sasi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Timor Tengah UtaraProvinsi  Nusa Tenggara Timur.

Salah satu dukungannya adalah akan membantu aplikasi online QRIS (Quick Respon Indonesia Standar) yaitu suatu aplikasi pembayaran non tunai berbasis scan kode unik (atau yang dikenal dgn kode barkot) untuk donasi bagi umat, pengunjung, wisatawan yang ingin berdonasi bagi pembangunan dan pengembangan wisata Gereja Sasi.

Patung Maria inkulturatif. Foto : Ist

Bangun Taman Doa

Terpisah, Adi M Pontus Ketua II DPP Paroki Sasi sekaligus panitia Pembangunan Taman Doa St Maria menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Gereja sasi akan segera memiliki sebuah taman Doa St.Maria Imaculata dengan mengedepankan konsep Patung Maria Inkulturatif.

Tinggi patung diperkirakan setinggi 14 Meter yang terdiri dri tinggi Bola dunia 4 meter dan tinggi patuh sendiri 10 meter. Bunda Maria akan mengunakan kerudung dan jubah dengan motif Buna TTU. Semoga dengan kehadiran taman doa Iman umat semakin bertumbuh dan menambah sarana rohani utk menunjang Gereja sasi sebagai salah satu destinasi wisata Rohani Unggulan,” ungkap Adi Pontus. (rilis/berbagai sumber/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *