Bernuansa Wisata, Logo dan Mars PESPARANI Segera Disayembarakan

Ketua Umum LP3KN dan Panitia Pesparani Nasional Bertemu Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin di Kantor Wapres, (22/1). Foto : Istimewa

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani)  Katolik Tingkat Nasional II akan digelar di Kupang pada bulan Oktober tahun 2020. Event rohani akbar nasional ini selain menjadi media menumbuhkembangkan nilai-nilai religiusitas umat Katolik Indonesia tetapi juga sebagai ajang memupuk semangat persatuan nasional.

Karena event ini digelar di Kupang ibukota propinsi Nusa Tenggara Timur, sebuah propinsi yang lagi gencar-gencarnya mempromosikan parwisata bahkan menjadi salah satu destinasi wisata prioritas nasional maka pelaksanana Pesparani nasional II tahun ini diharapkan dikemas sedemikian rupa sehingga “berasa” wisata dan strategis dalam mempromosikan NTT sebagai daerah tujuan wisata nasional

Untuk menyukseskan Pelaksanaan Pesparani Nasional II di Kupang maka saat ini Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasioal (LP3KN), Ketua LP3K Propinsi NTT Frans Salem dan Panitia Pelaksana telah merencanakan jadwal penetapan Logo dan Mars/Hyme Pesparani melalui mekanisme Sayembara.

Adapun sayembara Logo dan Mars/Hymne yang memperebutkan uang tunai Rp 30 juta tersebut terbuka untuk umum dan bisa diikuti umat lintas agama, lintas suku dan ras di Indonesia,” papar Ketua LP3K Propinsi NTT Fransiskus Salem didampingi Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama Provinsi NTT Jamaludin Ahmad yang juga selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana Pesparani Nasional II dan Ketua Umum Pantia Pesparani NTT Sinus Petrus Manuk dalam rapat bersama di Aula FKUB Jl. El Tari Kota Kupang, Kamis (30/1)

Adapun syarat dan ketentuan Logo dan Mars/Hyme Pesparani Nasional II di Kupang saat ini tengah dirampungkan dan akan resmi dipublikasikan kepada publik nusantara pada tanggal 6 Februari 2020

Pesparani NTT, 14 Mei 2020

Untuk diketahui, sebelum pagelaran Pesparani II Tingkat Nasional pada bulan Oktober 2020, akan diselenggarakan Pesparani Tingkat Propinsi pada tanggal 14 – 17 Mei 2020 di Kupang. Event ini akan diikuti kuang lebih 3000 orang peserta dari 22 kabupaten/kota di Propinsi NTT dan memperlombakan 13 mata lomba.

Sebagai “Gladi Resik” Pesparani Nasional, event Pesparani NTT ini akan dihelat di beberapa tempat yakni Pembukaan dan Penutupan di GOR Flobamora Oepoi Kupang. Sedangkan untuk sesi perlombaan digelar di Aula Gereja Paulus, Gereja dan Aula Asumpta dan Aula Eltari,” papar Ketua Umum Panitia Pelaksana Sinun Petrus Manuk disela-sela rapat tersebut.

Mengawali Misa Pembukaan Pesparani Tingkat Propinsi pada tanggal 14 Mei 2020 akan diadakan Parade Budaya Lintas Etnis mengambil star dari gedung Sasando Kantor Gubernur menuju GOR Oepoi Kupang.

Ketua LP3K Provinsi NTT, Frans Salem, Ketua Umum Panitia Pesparani Nasional II Jamaludin Ahmad dan Ketua Umum Pesparani NTT Sinun Petrus Manuk disela-sela Rapat Panitia di Gedung FKUB, Jl. El Tari Kupang, Kamis (30/1). Foto : Fortuna

Dukungan Wakil Presiden

Terpisah Ketua Panitia Pesparani Nasional II di Kupang, Jamal Ahmad, bersama beberapa anggota panitia pesparani beraudiens dengan Wakil Presiden, Kyai Ma’ruf Amin, di Sekretariat Kepresidenan di Jakarta, Rabu (22/1/2020). Wapres malah menyebut Pesparani itu membangun teologi kerukunan.

Kepada para wartawan di Kupang, Jumat (24/1/2020), Jamal Ahmad yang juga Asisten 1 Setda NTT ini melukiskan pertemuan mereka dengan Wapres sangat luar biasa.

Ikut bertemu Wapres antara lain Profesor Adrianus Meliala (Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional/LP3KN), utusan dari Kemenag RI, Kakanwil Kemenag NTT, Drs. Sarman Marselinus, Frans Salem (Ketua LP3KD NTT), dan salah seorang rohaniwan dari KWI.

Wapres, kata Jamal, sangat antusias dengan penyelenggaraan Pesparani Nasional II di Kupang, Oktober mendatang. “Bapa Wapres sangat senang dengan Pesparani Nasional II di Kupang,” kata Jamal sebagaimana dikutip dari mediantt.com.

Kepada Wapres Jamal melaporkan tentang dana Pesparani Nasional yang belum dialokasikan dari APBN. “Kita melaporkan kepada Bapa Wapres tentang pendanaan itu. Kita katakan bahwa Pesparani Nasional di Kupang itu unik karena ketua panitianya adalah Ketua NU NTT,” kata Jamal yang juga Ketua NU NTT ini.

Merespon laporan itu, kata Jamal, Wapres memberi apresiasi yang luar biasa. “Bapa Wapres bilang ini bagus sekali. Artinya membangun teologi kerukunan melalui narasi-narasi yang positif untuk kerukunan di negeri ini,” kata Jamal.

Kepada Wapres, jelas Jamal, pihaknya juga mengatakan Pesparani Nasional II di Kupang juga menjadi taruhan NU NTT. “Kepada Bapa Wapres saya bilang, saya jadi ketua panitia ini juga tanpa melalui pemberitahuan terlebih dahulu. Pak gub langsung sebut Ketua NU NTT jadi ketua panitia saja. Karena itu, pesparani ini taruhan NU juga,” kata Jamal.

Secara teknis, kata Jamal, Wapres meminta agar Kementerian Agama RI melalui Dirjen Bimas Katolik segera mengajukan besaran anggaran kepada Menteri Keuangan RI.

Jamal yakin, pemerintah pusat akan siap membantu pendanaan melalui APBN untuk sukesnya Pesparani Nasional II di Kupang. “Kita yakin pemerintah pusat siap membantu. Pemerintah pusat juga sudah siap dana Rp 20 miliar lebih untuk perbaiki Stadion Oepoi untuk acara pembukaan,” kata Jamal.

Jamal meminta dukungan semua pihak, terutama para bupati di NTT, untuk memberi dukungan penuh atas terselenggaranya Pesparani Nasional II nanti. “Pak Gub minta kalau Pesparani Nasional II di Kupang itu harus diingat sampai 50 tahun. Karena itu kita siap sukseskan,” kata Jamal. (tim/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *