Imigrasi Kupang Dukung Pengembangan Destinasi Wisata Prioritas Nasional

Bupati Kupang Jery Manafe melakukan Pemotongan Tumpeng disela-sela Acara Hari Bakti Imigrasi ke-70 di Kupang, Senin (27/1). Foto : Fortuna

Pariwisata menjadi isu paling seksi pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’aruf Amin. Isu ini terus dibumikan diseantero nusantara termasuk di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tak sungkan-sungkan, Presiden Jokowi menjadikan NTT (Labuan Bajo) sebagai destinasi wisata super prioritas bersamaan dengan Danau Toba di Sumetera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat dan Likupang (Sulawesi Utara).

Kebijakan nasional kepariwisataan yang menelan dana super jumbo ini dipandang menjadi loncatan baru bagi percepatan pembangunan kepariwisataan Indonesia yang wajib didukung lintas sektor dan multistakholders

Kantor Imigrasi di Propinsi NTT sebagai sebuah lembaga yang bertugas melakukan pengawasan dan penindakan keimigrasian (WASDAKIM) di Indonesia memiliki komitmen yang sama untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional termasuk penetapan Labuan Bajo, NTT sebagai destinasi prioritas nasional.

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore, didampingi Wakil Bupati Kupang Jery Manafe, Kakanwil Kemenkum HAM Asep Syarifudin, KakanIm Sjachril saat Penyerahan Dokumen Imigrasi kepada para pelanggan. Foto : Fortuna

Tugas penting lainnya di propinsi NTT juga yakni mengawasi pengurusan dokumen-dokumen keimigrasian bagi para pelintas batas antar negara dan pengguna jasa penerbangan yang melewati bandara Komodo Labuan Bajo dan Bandara Internasional El Tari di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Kita punya SDM yang siap bertugas 24 jam untuk melayani dokumen keimigrasian bagi para wisatawan yang datang ke NTT melalui pintu bandara internasional El Tari di Kupang, Labuan Bajo, Frans Seda Maumere ataupun bandara-bandara lain. Kita juga ketat mengawasi para pelintas batas di semua pos lintas batas yang ada di NTT,” ujar Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPA Kupang, Sjachril,S.Sos kepada Fortuna disela-sela Acara Syukuran dan Hari Bhakti Imigrasi KE-70 di Kantor Imigrasi Kupang, Senin, (27/1/2020).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Kupang, Sjachril, S.Sos

Menurut Sjahril,  propinsi NTT memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan negara Timor Leste dan Australia.

Posisi ini membutuhkan pengawasan keimigrasian yang ketat terutama di Pintu masuk Bandara Internasiona El Tari yang kini telah melayani penerbangan internasional ke Dili, Timor Leste dan sebentar lagi akan melayani penerbangan Kupang- Darwin Australia.

Pengawasan dan penindakan keimigrasian terhadap mobilisasi orang juga akan diperketat dipintu masuk pos lintas batas di Motaain, Motamasin, Wini dan pintu-pintu strategis lainnya

Saat ini katanya selain Kupang, Imigrasi telah memiliki kantor cabang di Maumere, Atambua dan Labuan Bajo, Manggarai Barat. Hadirnya kantor cabang Imigrasi ini sejatinya makin memudahkan berbagai pengurusan dokumen keimigrasian dan tentunya penindakan atau penertiban berbagai persoalan keimigrasian yang terjadi.

Sjachril,S.Sos yang baru saja menjabat KakanIm Kupang itu mengungkapkan komitmenya untuk memberikan pelayanan keimigrasian yang super bagi masyarakat.

Beberapa hal yang akan menjadi perhatian seriusnya yakni urusan penerbitan passport untuk Tenaga Kerja Indonesia maupun dokumen perjalanan lainnya. “Kita komit untuk memberikan pelayanan super bagi warga,” kata dia dalam sambutannya.

Pelepasan balon ke udara memperingati Hari Bakti Imigrasi ke-70. Foto : Fortuna

Adapun Acara Syukuran dan Hari Bhakti Imigrasi KE-70 di Kantor Imigrasi Kupang tersebut diawali dengan Upacara Bersama yang dipimpin langsung oleh Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore selaku Inspektur Upacara dan dilanjutkan dengan ramah tamah.

Kakanwil Kemenkum HAM Priovinsi NTT Asyeb Syarifudin dalam sambutanya saat itu berharap agar Kantor Imigrasi Kelas I Kupang terus berbenah dalam mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Pantauan Fortuna, Hari Bakti Imigrasi ke-70 tahun ini berlangsung meriah dan semarak. Hadir pada kesempatan itu Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur Asyeb Syarifudin, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore,  Kepala Kantor Imigrasi Kupang, Sjachril,S.Sos,  Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Pathor Rachman, Dirkrimsus Polda NTT KombesPol Heri Tri Maryadi mewakili Kapolkda NTT.

Nampak juga Dandim 1604 Kupang, Kolonel Arh I Made Kusuma Graha,S.Ip, Wakil Bupati Kupang Jery Manafe, Ketua PN Oelamasi Decky Arianto Nitbani, Kepala kantor SAR Kupang, Emi Frezer, Konjen RDTL Jesuino Dos Reis Matos Carvalho dan para pejabat lainnya . (tim/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *