Kopdit Pintu Air Cabang Ende; 7 Tahun Melayani Yang Tak Terjamah

Suasana Pelayanan di Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Ende. Foto : Marsel Trivena/42na

Menjadikan Kopdit Pintu Air sebagai koperasinya orang Indonesia bukanlah perkara ringan. Para pengurus pusat, manajemen hingga pengurus kelompok dituntut untuk bekerja ekstra membumikan visi misi  Pintu Air sebagai lembaga keuangan non bank yang peka dan tumbuh dari semangat pemberdayaan ekonomi bagi semua lapisan masyarakat.

Menyambangi para nelayan petani peternak dan buruh (NTTB) sebagaimana sasaran koperasi kredit ini adalah bagian dari kerjaan rutin para pengurus koperasi primer nasional itu disetiap tingkatan.

Tidaklah mengherankan dengan menyasar kelompok ini maka KSP Kopdit Pintu Air mampu membubuhkan diri sebagai Koperasi Nomor 1 Tingkat Nasional dengan jumlah anggota sekitar 250.000 orang dan aset diatas Rp 1,4 Triliun.

Tentu kerja besar ini melibatkan Pengurus dan Manajemen Kantor Pusat, Pengurus dan Manajemen di 52 kantor Cabang di Indonesia serta dukungan semua anggota koperasi yang adalah pemilik sah lembaga ini

Salah satu cabang yang memberi kontribusi besar untuk kemajuan Kopdit Pintu Air juga adalah Cabang Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Selama kurang lebih 6 tahun sudah  kami hadir dengan semangat dan kemauan tinggi untuk melayani anggota dan memperkenalkan produk unggulan koperasi ini kepada semua masyarakat di pelosok- pelosok kabupaten Ende,” ungkap Elfriyani S. Sute, Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ende kepada https://fortunaexplore.com di Ende belum lama ini.

Bagi Elfriyani, koperasi harus menjadi lembaga yang empati, peduli dan mampu mendorong kemajuan perekonomian masyarakat kecil terutama mereka yang berpenghasilan rendah.

Hal ini sejalan dengan visi misi lembaga yakni “mensejahterakan seluruh masyarakat,”. Prinsipnya seorang Anggota Pintu Air harus menjadi orang kaya; kaya jasmani dan juga kaya secara rohani.

Profil Kantor Cabang Ende

KSP Pintu Air Cabang Ende resmi hadir pada tanggal 25 September 2013. Awalnya dinahkodai oleh Vinsensius Deo, SH atau biasa dikenal dengan julukan Video. Waktu itu Ia diangkat menjadi Kepala Cabang (sebutan sekarang Ketua Komite).

Pada bulan Oktober tahun 2014, Vinsensius Deo, SH “naik kelas” karena dipercayakan menjadi Pengurus Kantor Pusat di Rotat Maumere sebagai Kepala Bagian Humas.

Ketua Komite KSP Pintu Air Cabang Ende kemudian didelegasikan kepada Elfriyani S. Sute atau biasa disapa Yani Nurak sampai saat ini.

Pasca menerima tugas baru itu Yani mulai bergerak cepat mensosialisasikan produk-produk layanan KSP Kopdit Pintu Air bagi seluruh masyarakat. Alhasil lembaga ini diterima masyarakat dan kini berkembang sangat pesat bahkan telah melahirkan beberapa cabang baru dibeberapa kecamatan.

Elfriyani S. Sute, Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ende. Foto : Marsel Trivena/42na

Bangun Ruko dan Swalayan

Perlahan tapi pasti. Cabang Ende memang masih sebatas melayani unit usaha Simpan Pinjam (KSP). Baru ditahun 2019, manajemen telah membuka sebuah unit usaha berupa ruko kecil yang berada di samping kantor cabang Ende di Jalan Udayana Kota Ende. Ruko ini menjual sembako untuk anggota dan juga masyarakat umum.

Atas permintaan anggota dan sesuai business plan, Kopdit Pintu Air akan membuka sebuah swalayan yang diharapkan bisa melayani semua kebutuhan ànggota dan masyarakat. Adapun lokasi swalayan saat ini tengah dijajaki,” ujar Yani Nurak

Memasuki tahun buku 2020, pertumbuhan keanggotaan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ende terpantau pesat. Data per-akhir tahun 2019 sudah 9487 orang terdaftar resmi.

Untuk diketahui, Cabang Kota Ende sendiri membawahi dua cabang yaitu Cabang Ndona dan Cabang Maukaro. Sedangkan untuk kabupaten Ende, KSP Pintu Air sudah memiliki 7 cabang yaitu cabang Watuneso, Wolowaru, Kotabaru, Ropa, Ndona, Maukaro dan Ende.

Jumlah anggota keselurahan di 7 (tujuh) cabang tersebut di Kabupaten Ende sebanyak 30.138. orang. Pertumbuhan anggota ini juga tentu dengan adanya peningkatan Aset KSP Pintu Air Cabang Ende sebesar 62,048.000.000 (Enam puluh dua miliar empat puluh delapan juta rupiah) per Desember tahun 2019.

Bidik Sektor Rill

Melihat progres dan peningkatan keanggotan yang cepat dan siginifikant maka manajemen Kantor Pusat dalam koordinasi dengan Kantor Cabang Ende berencana membuka lagi 2 kantor cabang yakni di Pulau Ende dan Nangaba.

Selain menyasar jumlah anggota, pembukaan unit usaha sembako dan swalayan, koperasi ini juga menyasar sektor ril dengan menghadirkan beberapa agent atau sub usaha minyak kelapa (CCO) untuk mengakomodasi pemasaran kelapa petani Flores yang selama ini anjlok harganya karena ulah berbagai pihak.

Unit usaha ini telah dirintis tahun 2019 juga dan usaha minyak kelapa atau CCO dengan mempekerjakan beberapa tenaga FO. Unit usaha tersebut kini bergerak di lokasi Riaraja, Nangaba, Nangakeo (Kab. Ende) hingga ke Nangaroro kabupaten Nagekeo.

Lebih dari 7 tahun koperasi ini memang benar-benar hadir untuk masyarakat kecil di pedesaan. Lebih dari 80 persen anggota KSP Kopdit Pintu Air di Kabupaten Ende justru adalah nelayan, tani, ternak, buruh (NTTB) yang selama ini belum dijamah dan sulit mengkases modal usaha. (Marsel/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *