Kelompok Tani di Sabu Raijua Dapat Hand Tracktor

Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke (tengah) menyerahkan 4 Unit Hand Tractor kepada para delegasi penerima dari 4 kelompok tani. Foto : Alfons/42na

Musim tanam tahun 2019 sudah didepan mata. Para petani di Kabupaten Sabu Raijua Propinsi Nusa Tenggara Timur sedang mempersiapkan lahan untuk musim tanam tahun ini.

Untuk menunjang pengolahan lahan pertanian masyarakat setempat maka Pemerintah Daerah terus mengidentifikasi kebutuhan petani dan langsung memberi perhatian.

Pada hari Rabu (11/12), Bupati Sabu Raijua Drs.Nikodemus N. Rihi Heke.M.Si menyerahkan 4 (empat) unit Hand Tractor kepada empat kelompok Tani yang ada di Kabupaten Sabu Raijua.

Hadirnya 4 unit hand tracktor itu diharapkan dapat meningkatkan produksi hasil pertanian sehingga ketersediaan bahan makanan dilingkungan kelompok membaik dari waktu ke waktu dan turut berkontribusi meningkatkan ketahanan pangan  di kabupaten Sabu Raijua pada umumnya.

Bupati Nikodemus pada kesempatan itu meminta agar bantuan yang diberikan digunakan secara bersama-sama oleh kelompok tani demi mempermudah proses pengolahan lahan sehingga memberikan hasil yang maksimal, meningkatkan produksi hasil pertanian  dan memberi dampak  pada ketersediaan bahan makanan bagi warga

Kepada warga kelompok tani, dia juga berharap agar hand tracktor  yang diberikan tersebut dijaga, dirawat dan jangan dijadikan sebagai milik perorangan tetapi harus bermanfaat untuk semua anggota kelompok

Bupati Sabu Raijua menyerahkan 4 Unit Hand Tractor kepada para delegasi penerima dari 4 kelompok tani. Foto : Alfons/42na

Adapun hand tractor tersebut bertujuan untuk membantu menghemat tenaga manusia dan meningkatkan volume pengolahan lahan dengan kualitas yang lebih baik sehingga sangat diharapkan tracktor tersebut juga tidak segan-segan untuk dipakai bersama, melayani kebutuhan masyarakat sekitar yang ingin mengolah lahannya tentu dengan pola subsidi bersama.

Kelompok Tani yang menerima batuan hand tractor yakni 1 unit di desa Lobodei, 1 unit di desa Matei dan 2 unit di desa Raenyae.

Bupati juga berjanji untuk terus memperhatikan warga di desa- desa lain yang masih membutuhkan fasilitas serupa. Tujuanya agar pemerintah daerah dan masyarakat sejalan dalam menyukseskan pembangunan lintas sektor di Kabupaten Sabu Raijua. (Sumber: AlfonsLB/Sabu Raijua)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *