Lazarus Iku Targetkan KKI NTT Raih Medali di Ajang POPDA dan POPNAS

Sesi Latian Persamaan Teknik sebelum prosesi Ujian DAN I dan DAN II di GOR Oepoi Kupang. Foto : Fortuna

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Kushinryu M. Karate-do Indonesia (KKI) Nusa Tenggara Timur, Kapten (Purn) Lazarus Iku bertekad meningkatkan kemampuan, disiplin dan prestasi anak-anak asuhnya guna meraih medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) hingga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS)

Hal tersebut disampaikan Lazarus Iku kepada https://fortunaexplore.com disela-sela acara Pembukaan Ujian DAN I, II KKI Tingkat Propinsi NTT pada Jumad, 25/10/19 di GOR Oepoi Kupang

Hadir pada kesempatan itu Pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Propinsi NTT, para Karate Senior dan Pelatih, delegasi dari Perguruan-Perguruan Bela Diri lainnya serta ratusan anggota KKI- NTT. Kegiatan diawali acara penerimaan Tim Penguji dengan tarian khas Kabupaten Sikka yang diiringi musik tradisional Gong Waning dari Sanggar Dala Mawarani – Kupang

Usai seremonial Pembukaan, acara dilanjutkan dengan latihan untuk persamaan teknik, persamaan gerakan, lalu diberikan materi tentang Karate, Bela Negara dan materi Pancasila. Sementara Ujian Kenaikan DAN I dan II mulai dilakukan secara marathon pada Sabtu tanggal 26 Oktober 2019 ditempat yang sama.

Sebagai Ketua Pengprov KKI Provinsi NTT Periode 2019-2024 yang akan dilantik dalam waktu dekat,  Lazarus mengatakan bahwa sudah banyak sekali keberhasilan yang dicetak saat Ia dan Ketua Drs. H. Abdul Makarim menjabat sebagai pengurus selama 15 tahun sebelumnya.

Ketua Pengprov KKI- Propinsi NTT Periode 2019-2024, Kapten (Purn) Lazarus Iku. Foto : Fortuna

Meski sudah berulang kali masuk PON demikian Lazarus, Tim dari Pengprov NTT belum mampu mengoleksi medali. Untuk itulah kedepannya Ia akan bekerja keras, terus memotivasi anak asuhnya untuk giat berlatih sehingga mampu mencetak rekor prestasi ditingkat nasional bahkan internasional.

Adapun Kepengurusan sebelumnya, telah mampu menempatkan KKI NTT berada di peringkat ke-12 di Kejurnas KKI dari ke-34 provinsi di Indonesia. Bahkan NTT pernah mendapatkan Juara II dari Komite Beregu nasional. Komite Beregu itu dilaksanakan setelah Komite Kelas-Kelas. Para pelatih kemudian memilih atlit-atlit terbaik untuk mengikuti Komite Beregu.

“Untuk kedepannya tentu saya tidak mau berada di urutan yang ke-12 lagi, minimal di atas 12, itu cita-cita saya.” ujarnya optimis.

Penyematan Tanda Peserta Ujian kepada mereka yang mengikuti ujian kenaikan tingkat. Foto : Fortuna

Lazarus menjelaskan bahwa ada beberapa agenda yang kini sedang dirancang untuk diikuti Pengprov KKI – NTT yakni tampil di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) bahkan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).

Saat ini kami dipanggil 2 atlit untuk ke POPNAS bulan November nanti, cita-cita saya harus terima medali.” ungkapnya lagi

Buka di Semua Kabupaten dan Perbanyak Dojo

Meraih target prestasi di kejuaraan tingkat regional, nasional bahkan internaisonal adalah sebuah impian seorang pemimpin. Untuk itulah maka langkah yang dilakukan kedepan adalah dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas latihan, rutin melaksanakan ujian berjenjang dan memastikan bahwa ada cabang-cabang dojo baru di seluruh kabupaten/kota di Propinsi NTT.

Sesi Latian Bersama. Foto : Fortuna

Upaya ini strategis untuk terus merekrut kader- kader/karate junior mulai dari lingkungan paling bahwa yakni usia Sekolah Dasar (SD) hingga SMA/SMK sehingga mereka terlatih dan terus mengembangkan kapasitas diri sejak dini. Prestasipun pasti akan tercipta manakala seorang anak asuh giat berlatih, disiplin dan fokus pada prestasi.

“Saat ini para anggota Karate Junior yang baru ujian DAN I, II berjumlah 67 orang. Terhimpun dari 10 Kabupaten antara lainnya Malaka, Belu, TTU, TTS, Kupang, Kota Kupang, Sabu Raijua, Rote, Alor dan Kabupaten  Sikka. Saya minta mereka tidak boleh arogan dan tidak boleh mencari masalah. Pulang dari sini harus punya “Dojo” masing-masing.” katanya.

Pose Bersama Usai latihan di GOR Oepoi Kupang, Jumad (25/10). Foto : Fortuna

Ia meminta para pelatih untuk masuk sosialisasi di sekolah-sekolah seperti SD, SMP, SMA/SMK. Proses rektrutmen dilakukan secara terbuka, harus melapor ke aparat kepolisian, KODIM, Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten.

Lazarus juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya menjadi Ketua Pengprov KKI- NTT untuk masa bakti 5 tahun kedepan. Ia berharap akan mengemban amanat itu sebaik-baiknya demi kejayaan KKI propinsi NTT. (wilfrid/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *