Perkuat Promosi Kopi Colol Melalui Festival Kreatif Kopi di Manggarai Timur

Lebatnya Buah Kopi Colol di kebun warga. Foto : Istimewa

Salah satu produk unggulan di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur adalah kopi. Harus diakui, kopi yang paling menonjol dari kebanyakan kopi di pulau Flores justru dari kampung Colol.

Kopi Colol boleh dikatakan sebagai cikal bakal penyebaran Kopi Flores yang kini makin seksi dan populer hingga ke Eropa dan Amerika

Tidak heran memang, nama Kopo Cocol sudah sangat familiar dikalangan penikmat kopi. Kopi colol bahkan pernah meraih predikat sebagai kopi terbaik di Indonesia dalam ajang Festival Kopi Nusantara di Banyuwangi belum lama ini.

Tentu sebuah sajian yang unggul dilidah penikmat kopi adalah karena aroma dan cita rasanya. Hasil ini tentu bukan terjadi begitu saja namun lebih karena sebuah proses.  Kopi Colo tentu unggul dar sisi pembudidayaan,  varietas kopi dan kontur lahan juga iklim dan kondisi geografis menjadi sekian indikator yang berkontribusi melahirkan kopi-kopi ungul dengan cita rasa terbaik.

Lalu pertanyaanya, apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk terus mendorong produk ini jadi sebuah Branding Baru kopi Flores yang bernilai lebih, ekonomis dan berdaya saing nasional maupun internasional?

www.fortunaexplore.com, Rabu, (23/10) sempat bincang santai dengan Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas terkait Kopi Colol. Kepada Fortuna Andreas bercerita tentang sepak terjang Kopi Colol dan kehidupan ekonomi orang Manggarai.

Yang menarik dari diskusi singkat itu adalah bahwa produk yang unggul itu belum membuat masyrakat dan para petani kopi benar- benar sejathera. Kopi cocol memang populer naum masih terkendala di promosi dan pemasarannya.

Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas,SH,M.Hum. Foto : Fortuna

Untuk itulah kata Andreas, pada bulan Juli 2020, Pemkab Manggarai Timur tengah merancang sebuah festival terpadu yang dinamakan Festival Kreatif Kopi Colol

Pagelaran festival yang bertepatan dengan musim panen kopi itu akan menjadi momentum strategis untuk mempromosikan Kopi Colol secara masif bekerjasama dengan  Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Event berkelas nasional itu juga akan dirangkaikan beberapa agenda promosi wisata Manggarai Timur.

“Ada narasi dan prosesi tentang kopi Colol yang disiapkan lengkap. Ini menjadi cerita dan cara-cara kreatif menjadikan kopi colol bernilai lebih, ekonomis dan produktif. Akan ada jualan paket Agrowisata Tour langsung ke kampung Colol selain pesta adat dan pentas caci yang spekatakuler,” papar Bupati Andreas.

Rencana pegaleran yang diprakarsai Pemkab Manggarai Timur dengan Bekraf dan masyarakat petani kopi ini tentu perlu diapresiasi.

Event ini diharapkan menjadi momentum pemasaran kopi flores secara besar-besaran ke kanca nasional dan internasional.

Tumpuan Ekonomi Keluarga

Soal kopi Colol, Alfonsus Sumardi, warga Kampung Tangkul kepada KompasTravel mengatakan, kopi colol sudah terkenal di Amerika dan Eropa. Asosiasi Kopi Colol yang memperkenalkan kopi dan menjual kopi ke luar negeri. Bahkan, kopi menjadi tumpuan pendapatan ekonomi keluarga untuk membiayai kebutuhan hidup dan membiayai uang sekolah bagi anak-anak dari wilayah Kecamatan Pocoranaka Timur.

“Saya dengar dari sejumlah pengurus asosiasi kopi di Kabupaten Manggarai Timur bahwa kualitas kopi colol sangat bagus. Bahkan, harganya di luar negeri sangat mahal. Selain itu, wilayah Pocoranaka Timur sangat layak untuk pengembangan agrowisata dengan menjelajahi perkebunan kopi milik masyarakat. Wisatawan bisa memetik kopi langsung di kebun warga,” jelasnya.

Frans Sarong, yang 32 tahun menjadi wartawan Kompas menjelaskan, cikal bakal penyebaran tanaman kopi di wilayah Manggarai Raya (Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur) berasal dari Kampung Colol. Kampung Colol sudah sangat terkenal dengan penghasil dan produksi kopi di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. (tim/42na)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *