Gebyar HUT Kota Kefamenanu Ke-97, Sekda Frans Tilis Ajak Semua Pihak Bergerak Maju

Pejabat Sekda Fransiskus Tilis memukul gong dan membuka Pameran Pembangunan dan HUT ke-97 Kota Kefamenanu. Foto : Filemon- Fortuna

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Propinsi Nusa Tenggara Timur kembali menggelar event akbar Pameran Pembangunan dan HUT Kota Kefamenanu ke – 97 tahun 2019.

Acara dipusatkan di Lapangan Oemanu, depan Kantor Bupati TTU dan dibuka secara remsi oleh Sekda Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis pada Rabu, (11/9) dan akan berlangsung selama 12 hari kedepan.

Ratusan peserta pameran pembangunan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Instansi/Badan,  BUMN,  BUMD,  delegasi Kecamatan, Lembaga Adat,  etnis-etnis yang berdomisili, sekolah-sekolah  dan masyarakat setempat nampak antusias terlibat dalam rangkaian acara akbar tersebut

Pantauan Fortuna, peringatan HUT Kota Kefamenanu tahun ini dimeriahkan oleh banyak kegiatan selain pameran pembangunan berbagai hasil dan capian program kerja pemerintah Kabupaten TTU selama ini.

Event itu menampilkan promosi kuliner khas TTU, aneka makanan , pasar rakyat  dan aneka pertandingan  diantaranya futsal dan voley, lomba drumband tingkat SD/SMP/SMA, lomba tari kreasi serta bakti sosial. Panitia juga menggelar Festival BILUT,  Festifal Tutur Adat, TABSO, pemilihan Bintang Radio, Festival Mana Tika(tinju tradisional TTU),  Festival cross Broder,  Lombah Fashion Show dan  Napak Tilas

Satu yang special dari gelaran tahun ini juga adalah adanya Karnaval budaya yang biasnya diikuti oleh seluruh etnis yang berdomisili di Kabupaten TTU.

Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis yang tampil membacakan Sambutan Bupati Raymundus Fernandes ketika membuka acara tersebut meminta semua pihak untuk menunjukan kinerja membangun kabupaten TTU sesuai kapasitas masing-masing

“Saya minta semua pihak menunjukan kinerja membangun TTU ke arah yang lebih baik. Seiring dengan usianya yang ke-97 kabupaten TTU harus terus bergerak maju agar sejajar dengan daerah lain di seluruh wilayah nusantara baik di bidang penataan kota, ekonomi serta SDM yang mumpuni sebagai potret sebuah kabupaten di wilayah perbatasan NKRI dengan negara RDTL, ungkap Frans

Benar bahwa usia ke-97 adalah sebuah usia yang matang dan mulai sepuh bila dikaitkan dengan usia normal manusia.  Harusnya dengan usia yang demikian usai pindah dari dari Naetoko ke Kefamenanu kota ini terus didandani lebih moderen maju dan bersaing.

Suguhan Perfomance Musik Tradisional Suling Bambu dari Siswa-Siswi SMPN Insana. Foto : Filemon Fortuna

Adapun pameran pembangunan tahun ini melibatkan peserta dari banyak Industri Kecil dan menengah. Mereka mendapat kesempatan untuk memasarkan dan mempromosikan aneka hasil karyanya. Event ini juga menjadi media promosi aneka potensi seni budaya daerah yang bertujuan meningkatkan daya saing industri pariwisata kabupaten TTU

Frans berharap melalui ajang ini, seluruh masyarakat kota Kefamenanu dan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara melibatkan diri dan menjadi pelaku ekonomi dan usaha jasa pariwisata yang produktif.

Soal HUT Kota Kefamenanu ke-97, Frans meminta agar semua bergerak cepat menjadikan kota Kefamenanu menjadi kota yang ramah bagi semua warga, berdaya saing dan siap menjadi salah satu kota perbatasan Indonesia dan Timor Leste maju dan berdaya saing dari sisi pariwisata dan ekonomi perbatasan.

“Perlu juga ada rasa optimisme yang kita miliki. Saya minta seluruh stakeholders dan warga masyarakat untuk bergerak bersama menjadikan TTU sebagai daerah perbatasan yang maju, berdaya saing dan sejathera,”ujar Sekda Fransiskus Tilis. (Filemon/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *