Hadirnya SMK Cintai Damai di Manggarai Timur dan Solusi SDM Pariwisata NTT

Siswa-Siswi SMK Cinta Damai Borong, Manggarai Timur. Foto : Istimewa

Pariwisata Flores kian maju dan seksi. Geliat kemajuan pariwisata di pulau Flores setidaknya karena dua kejaiban dunia ada disana; Danau Kelimutu di Ende dan TNK Komodo di Manggarai Barat. Tidak hanya itu pesona alam, pantai, bahari hingga alam bawah lautnya memikat. Magnet wisata Flores juga tak terbantahkan karena kekayaan flora fauna dan ragam seni budayanya. Semua daya tarik wisata itu bahkan tersebar merata di setiap kabupaten kota.

Oleh pesonanya, Flores  dikagumi. Kunjungan wisatawan meningkat tajam. Langkah pemerintah pusat sudah tepat; menetapkan Labuan Bajo sebagai satu dari sepuluh destinasi unggulan nasional diluar Bali. Alhasil, dana triliunan rupiah digelontorkan pemerintah untuk membangun pariwisata disana. Investasi bisnis dan usaha jasa perjalanan wisata meningkat tajam di Labuan Bajo dan kota-kota tetangga. Akses transprotasi udara darat dan laut bergerak cepat. Ya Flores kini terbuka. Mata dunia tertuju ke Flores yang kaya pesona wisata itu.

Meski demikian, ada yang stagnan dengan kesiapan SDM Flores dan NTT umumnya. Padahal, kemajuan pembangunan infrastruktur dan destinasi pariwisata di sebuah daerah mesti sejalan dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Flores butuh tenaga profesional pariwisata yang  siap pakai. Tujuannya yakni bisa mengimbangi laju pergerakan sektor ini. Hadirnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cintai Damai di Borong Kabupaten Manggarai Timur misalnya, dipandang menjadi solusi efektif memperkuat kebutuhan tenaga kerja pariwisata profesional di pulau itu.

SMK Cinta Damai hadir sejak tahun 2012 dibawah  payung Yayasan Pendidikan Cinta Damai. Adapun konsentrasi awal yang dibidik yakni Jurusan Perhotelan dan Jurusan Usaha Jasa Pariwisata. Mulai tahun ini manajemen lembaga itu membuka lagi Jurusan Tata Boga. Ketiga jurusan ini dipandang sangat aktual dan strategis seiring dengan trend kemajuan daerah dan kebutuhan pasar kerja Flores yang  kini lagi giat disektor pariwisata.

Hadir dengan semangat  melahirkan generasi muda profesional di bidang pariwisata, SMK Cinta Damai Borong seakan memberi angin segar bagi masyarakat di wilayah Manggarai Raya. Hal ini terbukti dengan tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMK Cinta Damai. Saat ini tercatat kurang lebih 450 orang siswa/i mengenyam pendididikan di SMK tersebut. Jumlah siswa disekolah itu memang meningkat tajam dari tahun ke tahun. Untuk tahun ajaran 2018, SMK Cinta Damai berhasil menyedot lebih dari 225 orang siswa baru.

Harus diakui meski sebagai lembaga baru, Manajemen dan Pengelola Yayasan Pendidikan Cinta  Damai Borong mulai menunjukan profesionalismenya. Fasilitas pendukung dan SDM tenaga pengajar menjadi syarat utama terus ditingkatkan. Selama 6 tahun berkarya, pihak pengelola telah membangun 10 ruang kelas permanen serta menyiapkan SDM pengajar yang handal dengan latar belakang akademik dari kampus-kampus terpercaya. Satu keunggulan yang dimiliki SMK Cinta Damai adalah dalam penerapan model pembelajaran yang praktis, aktual  dengan suasana lingkungan belajar yang ramah, nyaman dan kompetitif bagi peserta didiknya.

Tidaklah heran kerja keras selama 6 tahun ini membuahkan hasil. Banyak mata memandang sekolah itu. Berbagai pihak dengan caranya memberikan dukungan serius untuk kemajuan lembaga tersebut. Tak anyal sebuah hotel praktek mewah dengan peralatan yang lengkap berstandar dibangun untuk  mendukung praktikum siswa di SMK tersebut. Hotel berdesign satu lantai yang megah itu adalah dukungan dari pemerintah pusat melalui pos Dana DAK.

Atas progres tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Cinta Damai, Agus Harum,SPd, Amd,Par, MM menyatakan komitmennya untuk terus berinovasi melahirkan lulusan yang kompoten, mahir dan siap terserap di pasar kerja. Dia menjelaskan total siswa SMK Cinta Damai Borong saat ini adalah 450 orang yang terbagi dalam 10 kelas. Selain meningkatan kualifikasi SDM pengajar, pihaknya juga sedang membangun tambahan 2 ruang kelas baru untuk memenuhi rasio rombongan belajar dan fasilitias pendukung. Daya dukung lainya yakni ada sebuah Hotel Praktek Standar, Laboratorium dengan 45 unit komputer, ruang perpusatkaan serta 1 mobil operasional dan praktek guide.

“Fasilitas  kita benahi perlahan tetapi sudah memenuhi standar minimal sebuah lembaga pendidikan. Lembaga ini dibantu 24 orang tenaga profesional yang terdiri dari 20 orang guru, 2 orang pegawai dan Satpam. Dengan daya dukung yang ada, kita tentu berkomitmen melahirkan lulusan yang kompoten, mahir dan siap terserap di pasar kerja,” ujar Agus Harum kepada Majalah Fortuna di Kupang  (31/4)

Laboratorium Komputer yang Mendukung UNBK. Foto : Istimewa

Sekolah Swasta Pertama Terapkan UNBK di Manggarai Timur

Meski  baru 6 tahun hadir di Manggarai Timur atau 2 tahun  meluluskan siswanya, SMK Cinta Damai Borong telah mencatat sejarah sebagai sekolah swasta pertama di Kabupaten Manggarai Timur yang berani menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dengan dukungan laboratorium komputer berkapasitas 45 unit dan jaringan internet yang memadai maka pengelola lembaga itu telah menggelar UNBK sendiri pda tahun 2019.

Hingga saat ini SMK Cinta Damai Borong telah meluluskan 200 orang peserta didiknya.  Visi dan komitmen lembaga dalam melahirkan lulusan siap kerja kini mulai menyata. Hampir semua lulusan sekolah ini telah terserap dan bekerja di berbagai usaha jasa pariwisata di Labuan Bajo, daerah-daerah di Flores, Bali dan Kota Kupang.

Fasilitas Hotel Praktek. Foto : Istimewa

Targetkan 250 Siswa Baru dan Perkuat Jurusan Tata Boga

Yayasan Cinta Damai bertekad memperkuat lagi jurusan Tata Boga selain jurusan Usaha Perjalanan Wisata dan Jurusan Usaha Perhotelan. Kehadiran jurusan ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan pasar SDM pariwisata di Labuan Bajo dan Flores pada umumnya yang kini membutuhkan SDM khusus bidang jasa kuliner memasuki era baru industri pariwisata nasional

Tahun lalu jurusan ini hanya menerima 1 kelas  dengan jumlah 40 siswa karena disesuaikan dengan kapasitas ruangan. Nah dalam tahun ini pihak Yayasan Cinta  Damai membuka lagi 2 kelas Jurusan Tata Boga dengan total peserta didik sebanyak 80 orang,”ujarnya

Adapun target siswa yang ingin dicapai tahun 2019 adalah mencapai 250 orang untuk 3 jurusan tersebut masing-masing 40 orang. Target ini tentu  disesuaikan dengan saran prasarana dan tentu  dukungan tenaga pengajar yang kini berjumlah 25 orang.

Agus Harum optimis lembaga itu bisa menjadi pilihan siswa dan orangtua di kabuapaten Manggarai Raya. Hal kedua karena perkembangan pasar pariwisata global dan Flores yang sudah tidak bisa dibendung lagi. Sehingga kesiapan SDM pariwisata yang ada tidak saja cerdas secara intelektual tetapi juga cakap dalam skill.

Dengan tambahan 250 orang siswa katanya, maka total siswa SMK Cinta Damai Borong tahun ini bisa mencapai lebih dari 600 orang. (tim/42na)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *