Sinergikan Dengan Program Gubernur NTT, Ngada Kembangkan 7 Destinasi Wisata

Bupati Ngada Paulus Soliwoa pose Bersama Gubernur dan Wagub NTT usai dilantik, (7/4). Foto : Fortuna

Pemerintah kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur mulai menempatkan pembangunan kepariwisataan sebagai sektor kunci dalam mensejatherakan masyarakat.

Komitmen ini disampaikan Bupati Ngada Drs. Paulus Soliwoa usai dilantik Gubernur NTT Victor Laiskodat, Minggu 7 April 2018 menjadi Bupati Ngada untuk sisa Masa Jabatan 2016-2021.

Baginya,  kabupaten Ngada memiliki banyak pesona wisata yang seksi dan punya daya tarik yang mumpuni. Selain kampung adat Bena dan  Taman Nasional 17 Pulau di Riung yang sudah mendunia, Kabupaten Ngada juga memiliki beberapa spot unggul lainnya misalnya spot wisata Air  Panas Manggeruda, Air Terjun Ogi, Taman Wisata Rohani Bukit Wolowio, Gunung Inerie dan Vila Manulalu.

Panorama Nan Indah dari Villa Manulalu. Foto : Wahyu Yogo Pratomo

Untuk Pariwisata kita prioritas. Kita punya destinasi wisata unggulan yang prospeknya bukan saja nasional tetapi juga digemari wisatawan mancanegara. Kita akan terus jadikan pariwisata sebagai  lokomotif ,” ujar Bupati Paulus menjawab Fortuna soal dukungan pemerintah Kabupaten Ngada terkait program Gubernur NTT Victor Laiskodat yang menempatkan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Bupati Paulus mengatakan  semua sektor pembangunan akan diarahkan pada kepentingan mendukung kemajuan sektor pariwisata. Hal ini tentu searah dengan program kepariwisataan yang digalakan pemerintahan Gubernur Victor Laiksodat dan Wagub Yosep Nae Soi.

Nah untuk menata 7 destinasi wisata prioritas tersebut, dia  berkomitmen untuk menata destinasinya, meningkatkan kualitas infrastruktur dan akses masuk ke objek dan daya  tarik wisatanya.

Hal lain adalah meningkatkan dukungan sarana prasarana menuju ke objek wisata serta mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang memahami kerja-kerja pariwisata di lapangan

Kita akan berkolabroasi dengan kabupaten tetangga, dengan propinsi dan pemerintah pusat untuk percepatan sektor ini tentunya,” ujar dia

Langkah percepatan pembangunan kepariwisataan katanya yakni mendorong kegiatan-kegiatan promosi melibatkan masyarakat, juga membangun infrastkrutur ke daerah-daerah yang punya potensi wisata selain memenuhi kebutuhan  dasar termasuk listrik air dan sebagainya.

Soal anggaran kata dia akan terus dialokasikan. Adalah fakta kata dia, bahwa saat ini kalau mau mengejar pertumbuhan ekonomi maka sektor yang paling mungkin dikembangkan adalah pariwisata.

Hal ini dilakukan mengingat  potensi itu ada di masing-masing desa dan kampung dimana  urusan seni budaya, adat istiadat dan kekayaan alam itu ada dan terpelihara.

Taman Wisata 17 Pulau Riung. Foto : Wahyu Yogo Pratomo

Untuk diketahui, Paulus Soliwoa dilantik menjadi Bupati Ngada sisa masa jabatan 2016-2021 di Aula El Tari Kupang bersama dengan pasangan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Kupang periode 2019-2024, Drs Korinus Masneno-Jerry Manafe serta pasangan Bupati-Wakil Bupati Ende Ir Marsel YW Petu-Drs Djafar Achmad.

Uniknya Bupati Paulus tidak mengadakan syukuran besar-besaran atau pesta rakyat usai dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat.  Paulus Soliwoa yang menjabat Wakil Bupati Ngada itu hanya melanjutkan pemerintahannya setelah sebelumnya, pasangannya, Bupati Ngada Marianus Sae tersangkut masalah hukum.(tim/42na)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *