Inilah Gebyar Pembukaan Festival Bale Nagi di Pantai Oa dan Pantai Rako Flores Timur

Pesona Pantai Rako, Wulanggitang Flores Timur. Foto : Kletus

Festival Bale Nagi tahun 2019 di Kabupaten Flores Timur segera digelar. Bupati Flores Timur Anton Gege Hadjon dijadwalkan membuka Festival yang akan dipusatkan di Pantai Oa, Desa Pantai Oa Kecamatan Wulanggitang pada hari Sabtu, 6 April 2019.

Pembukaan Festival yang dirancang selama 2 hari yakni tanggal 6 dipantai Oa dan tanggal 7 di Objek Wisata Pantai Rako tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah mempromosikan pesona kedua aset wisata bahari itu ke mata publik.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Flores Timur Apolonia Corebima dalam rilisnya yang diterima www.fortunaexplore.com mengatakan Pembukaan Festival Bale Nagi pada Sabtu 6 April 2019 akan didahului dengan penjemputan rombongan VIP dalam sapaan adat, tarian Gong Bitong dan Wede pada jam 10.00 pagi

Usai seremonial pembukaan kata Corebima, acara dilanjutkan dengan Pentas Seni Budaya Daerah, Seni Pertunjukan dan Musik Akustik mulai jam 11.00. Rundown acara pentas seni ini diawali dengan Tarian Deng Alo dari Deswa Duli Jaya, Kedu Daku dari Desa Birawan dan Musik Suling Bambu dari Desa Nawakota.

Pada segmen kedua ada penampilan Teater Nyanyian Jiwa dari SMK ANCOP Likotuden,  Tarian Lusi Lerang dari Desa Riangbaring, dan dilanjutkan makan siang bersama diiringi hiburan musik akustik dari Servival Band.

Kadispar Flores Timur, Apolonia Corebima. Foto : Fortuna

Memasuki segmen ketiga, acara didahului pertunjukan Teater Watan Peni dari IKTL Waibalun, menyusul Lagu Soka Solen dan Puisi Lembayung Pagi Jingga Harapan dari SMPK Sanctisima Trinitas Hokeng. Acara dikuti dengan penampilan SMK Pertanian Boru, tarian Masan Boa Bala dari Desa Hewa serta Teater “Adamari Bus” dari SMAK Seminari San Dominggo.

Adapun agenda pilihan jelang sore hari mulai pukul 16.00 yakni trekking menikmati  SunSet di Bukit Makasar dan atau mengikuti Mancing Mania bersama masyarakat selain aktivitas mandi dan berenang menikmati pesona Pantai Oa sore hingga malam hari.

Sementara Agenda Festival Bale Nagi hari kedua yakni Minggu tanggal 7 April 2019, semua pengunjung diundang untuk menikmati Pesta Ombak Pantai Rako. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Rako Desa Hewa Kecamatan Wulanggitang.

Rangkaian Festival Bale Nagi pada hari kedua tersebut akan diawali Misa Pagi jam 06.00 dengan Koor dari SMAK San Dominggo Hokeng. Usai Misa dilanjutkan dengan acara Launching Kopi dan Minum 1001 Cangkir Kopi Leworook sambil menikmati sarapan pagi dengan hiburan dari Trada Band serta menyaksikan  penampilan musik Karawitan dari SMAK Seminar San Dominggo Hokeng.

Adapun beberapa mata acara yang menarik pada Hari kedua yakni  Horo Massal,  Berenang dan Wisata Pantai, Kunjungan ke Bukit, Hiburan dari Trada Band serta mengeksplore pesona Pantai Rako dalam program Rekreasi terpimpin. Acara kemudian dilanjutkan dengan Gong Bitong serta tarian Masal Bao Bala dan penutupan pada jam 16.00 di sore hari.

Apolonia Corebima mengatakan pada acara pembukaan Festival Bale Nagi tanggal 6 di Pantai Oa, semua peserta dan tamu undangan diminta menggunakan pakaian adat Lamaholot. Hal ini katanya adalah bagian mempromosikan kekayaan pakian adat daerah dan tenun ikat Flores Timur.

Sementara pada tanggal 7 di Pantai Rako para peserta dan pengunjung diperkenankan menggunakan pakian santai/casual. Pada hari kedua ini pengunjung bebas menikmati pesona pantai pasir putih Rako yang indah dengan gulungan ombaknya yang menakjubkan

Pantai Rako Flores Timur. Foto : kletus,dkk

Nah, tujuan tujuan dari pagelaran pembukaan di kedua pantai tersebut kata dia, semata-mata untuk memperkenalkan potensi bahari dan wisata pantai Rako dan pantai Oa yang begitu eksotis namun belum populer dimata penikmat wisata bahari regional, nasional dan wisatawan asing.

Untuk diketahui, Setelah suskes menggelar Festival Nubun Tawa di Kecamatan Lewolema tahun 2018, kini  Pemkab Flores Timur kembali menginisiasi sebuah event akbar yang diberi nama Festival Bale Nagi.

Festival yang rencananya digelar selama hampir sebulan mulai tanggal 6-26 April 2019 tersebut seakan melengkapi momentum wisata rohani Samana Santa yang sudah ratusan tahun digelar di Kota Reinha itu.

Beberapa program promosi lengkap dipadukan dalam event ini baik dari sisi promosi wisata bahari, alam, budaya, rohani, pameran industri kerajinan hingga kuliner pangan lokal Kabupaten Flores Timur.

Selain ribuan peserta Prosesi Samana Santa dari berbagai penjuru tanah air dan wisatawan asing, dikabarkan 4 group dari Singapura, Amerika, Inggris dan Jakarta akan mengambil bagian dalam rangkaian acara Festival Bale Nagi tahun ini. Mereka akan menyaksikan pameran Tenun di Solor, Mengunjungi Situs-Situs Sejarah di Pamakayo  dan lalu mengikut Samana Santa di Kota Larantuka. (tim/adiz/42na)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *