Inilah 4 Spot Wisata Menarik Selama “Semana Santa” di Larantuka

Suasana Perayaan Prosesi Semana Santa. Foto : Istimewa

Kabupaten Flores Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur selalu seksi dan menarik untuk ditelusuri. Selain memiliki aset wisata rohani Semana Santa (Pekan Suci) yang sudah mendunia dan dirayakan setiap tahun di Kota Larantuka, daerah ini juga memiliki magnet wisata lainnya yang sayang jikalau dilewatkan. Berikut beberapa spot wisata yang ditawarkan untuk anda dan wajib dikunjungi selama Anda mengikuti rangkaian Prosesi Paskah di Kota Reinha Rosari itu :

Panorama Waiplatin. Foto : Fortuna

Wisata Pemandian Air Panas Waiplatin-Oka

Obyek wisata alamiah yang satu ini berada di Oka, Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka. Waiplatin berada di Pantai Selatan atau berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Larantuka. Untuk sampai di tempat ini, wisatawan bisa menggunakan kendaraan bermotor roda dua atau bisa dengan kendaraan roda empat. Kawasan wisata ini memiliki air panas alamiah yang telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.

Waiplatin berarti Air Panas. Uniknya, air panasnya keluar dari bebatuan yang ada dalam kawasan itu. Didalamnya terdapat kolam pemandian dan berbagai permainan anak-anak yang sudah ditata dan dikemas begitu apik. Disini juga telah dibangun sebuah jembatan panjang dan disekelilingnya berjejer rapi tanaman mangrove. Hutan mengrove ini seakan melengkapi pesona Waiplatin.

Para wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan indah dan eksotik gunung Ile Mandiri, Pulau Solor dan Pulau Adonara. Ketika berada di jembatan panjang ini, wisatawan seolah-olah berjalan di atas kanvas tiga dimensi. Menarik diabadikan dalam lensa kamera anda.

Air Panas yang sama juga terdapat di Pantai Utara. Orang Lamaholot, Flotim menyebutnya Waiplatin Kawaliwu. Lokasinya sekitar 20 kilometer arah pantai utara dari Kota Larantuka, pusat Kabupaten Flotim. Uniknya, untuk dapat menikmati dan merasakan panasnya air Waiplatin, wisatawan harus terlebih dahulu menggali pasir dan bebatuan yang ada di bibir pantai sambil menanti indahnya sunset di pantai ini.

Pulau Waibalun. Foto : Fortuna

Pulau Waibalun

Pulau ini berada di depan Waibalun, Kelurahan Waibalun, Kecamatan Larantuka. Untuk bisa sampai di Pulau Waibalun, dengan menggunakan perahu, para wisatawan hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk sampai di pulau ini. Pulau Waibalun merupakan salah satu lokasi ziarah rohani dan wisata bawah laut yang indah dan eksotik. Setiap Paskah Kedua, selalu diselenggarakan Festival Nelayan yang dimeriahkan berbagai perlombaan, antara lain lomba renang dan dayung tradisional.

Danau Asmara. Foto : trevelingyuk.com

Danau Waibelen

Danau ini lebih dikenal Danau Asmara. Danau ini berada di Riangpuho, Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga. Sekitar 1 jam lamanya para wisatawan bisa sampai di tempat ini dari Kota Larantuka. Sepanjang jalan, para wisatawan disuguhi pemandangan pantai pasir putih dan rimbunan pohon di pegunungan yang sejuk dan indah.

Lalu mengapa Danau Asmara?. Konon menurut cerita masyarakat setempat, dahulu ada sepasang kekasih menjadi asmara di wilayah ini. Hubungan dua sejoli ini tidak mendapat restu orang tua. Mereka kemudian memutuskan mengikat dan menenggelamkan diri di Danau Waibelen. Alhasil, kisah asmara ini berkembang sebutan lain Danau Waibelen menjadi Danau Asmara.

Taman Doa. Foto : Adiz Fortuna

Taman Doa Bukit Fatima dan Salib Yubelium

Satu situs wisata religius terdekat yang bisa didatangi selama berada di Kota Larantuka yakni mengikuti Semana Santa. Taman Doa Bukit Fatima dan Salib Yubelium di Bukit San Dominggo. Lokasinya berdekatan dengan Istana Keuskupan Larantuka. Jaraknya hanya sekitar 300 meter. Ada juga Taman Doa Gua Maria Bukit Moting berlokasi di Belogili, Desa Balukhering, Kecamatan Lewolema. Jaraknya hanya 10 kilometer dari Kota Larantuka. (Adiz/42na)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *