Sawah Wae Reca Sempurnakan Pesona Pantai Cepi Watu di Manggarai Timur

Panorama itu menawan, mempesona dan menggetarkan sukma untuk beranjangsana. Tengoklah hamparan Sawah itu dan nikmati keindahan ombak lepas Pantai Cepi Watu

Panorama Persawahan Wae Reca di Manggarai Timur. Foto ; Edy Dahal

Suasana sore itu memang cerah. Sejumlah petani nampak berbondog-bondong meninggalkan aktivitas bersawah ketika rembulan mulai kembali ke ufuk barat. Tiupan angin sepoi-sepoi seakan menyejukan jiwa dari arah Pantai Cepi Watu. Indah nian.

Fortuna yang menikmati langsung panorama alam lepas pantai ini dibuat tercengang. Sungguh, destinasi ini nampak memadai dan lengkap dengan hadirnya landskap persawahan Wae Reca yang berada tak jauh dari bibir pantai terindah di Borong kabupaten Manggarai Timur itu.

Nah Anda yang berkesempatan mengunjungi Pantai ini tentu mendapatkan kesan yang berbeda. Hamparan sawah itu benar memikat saya, Anda dan siapa saja pelintas jalan Trans Flores dari Ruteng ke Borong.

Keletihan perjalanan seakan sirna ketika memasuki kawasan ini. Pancaran mata Anda dipastikan terkagum-kagum pada keelokan hamparan sawah yang membentang sejauh mata memandang itu.

Itulah sekilas kesan panorama alam yang ditawarkan kawasan persawahan Wae Reca. Lokasi ini bahkan menjadi magnet wisata baru yang melengkapi komolekan pantai Cepi Watu. Konon karena keindahannya, sering dikunjungi bahkan menjadi spot foto terpopuler.

Persawahan ini terletak di desa Nanga Labang, Kec. Borong, Kab. Manggarai Timur.  Lokasi ini sangat mudah dijangkau karena berada tak jauh dari Borong Ibukota Kabuapten manggari Timur.

Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua, angkutan umum atau sewaan menuju lokasi ini dengan lama tempuh tidak sampai 10 menit dari Kota.

Meksi belum ditata dengan baik namun lokasi ini tetap saja memikat. Tentu banyak pihak berharap agar lokasi wisata andalan warga Borong dan sekitarnya ini segera ditata lebih memadai terutama peningkatan sarana prasarana wisata di Objek dan Daya Tarik Wisata (OTW)

“Cepi Watu adalah destinasi wisata unggulan kita di Manggarai Timur. Sekilas keliatan sederhana memang tetapi lokasi ini sangat indah. Nah persawahan Wae Reca ini menjadi penunjang daya tarik dari Pantai Cepi Watu ini. Kita harapkan pemerintah untuk terus menata kawasan ini sehingga jadi lokasi yang layak  bagi wisatawan lokal juga nusantara dan asing,” ujar Agustinus Alaman seorang pengunjung yang dijumpai Fortuna di Pantai itu

Agus berharap Pemkab Manggarai Timur mau menata kawasam ini menjadi menjadi ikon pariwisata setempat. Dengan demikian pengunjung objek wisata Cepi Watu pun akan meningkat.

Caranya kata dia yaitu dengan menata kembali Tambak-Tambak yang ada di dekat persawahan Wae Reca menjadi Tambak Ikan atau tempat rekreasi kedua setelah objek wisata Cepi Watu.

Nah ketika urusan pariwisata sudah menjadi urusan bersama pemerintah, pelaku dan masyrakat maka cepat atau lambat lokasi itu akan meningkatakan ekonomi masyarakat sekitar lokasi. Usaha-usaha ekonomi kreatif berbasis wisata pasti tumbuh dan masyarakat mendapat manfaat dari sektor ini.

Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, SH, M.Hum.   Foto ; fortuna

Bupati Janji Buka Akses ke Destinasi Wisata

Benar bahwa urusan Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi (3A) menjadi kebutuhan vital dan syarat baku memajukan industri pariwisata disebuah daerah. Ketiga aspek ini akan menjadi diharapkan mendapat perhatian serius pemerintah.

Harapan ini tentu linear dengan program pemerintahan Kabupaten Mangggarai Timur dibawah kepemimpinan Bupati Andreas Agas dan Wakil Bupati Stephanus Jahur. Apalagi duet kepemimpinan baru Manggarai Timur ini berkomitmen membangun kepariwisataan didaerah itu sebagai lokomotif peningkatan ekonomi rakyat.

“Kita punya konsep dan perhatian penuh dibidang pariwisata. Kita akan data lagi potensi dan daya tarik wisata kita baik alam, budaya, bahari dan wisata minat khusus. Target kita dalam 2 tahun pertama kepemimpinan kami, sektor ini mendapat perhatian serius. Selain penataan objek wisatanya, kita juga akan perhatikan akses jalan ke titik-titik destinasi wisata unggulan kita,” papar Bupati Andreas Agas kepada Fortuna belum lama ini di Kupang

Dia bahkan berencana minimal setahun membangun askes jalan ke setiap kecamatan sepanjang 10 kilometer. Anggaran 100 miliar untuk infrastrktur jalan akan dialokasikan termasuk ke destinasi-destinasi wisata yang tersebar di setiap pelosok Manggarai Timur, (Edy Dahal/42na).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *