NAM AIR Sukses Uji Coba Terbangi Denpasar – Alor

Bupati Alor Amon Djobo dan Cabin Crew NAM Air dalam penerbangan Perdana di Bandara Mali, Selasa (26/2). Foto : Istimewa

Memiliki potensi yang mumpuni tentu menjadi alasan mengapa Kabupaten Alor mulai dilirik para pelaku wisata dan juga layanan jasa lainnya. Daya dukung pariwisata kabupaten Alor yang unggul dan eksotis memacu minat investasi termasuk di segmen jasa usaha jasa transportasi udara.

Saat ini tercatat 2 meskapai penerbangan membuka rute penerbangan dari Kupang ke Bandara Mali Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Selain TransNusa dan Wings Air, salah satu meskapai penerbangan yang kini melakukan uji coba terbang ke Bandara Mali,Alor adalah NAM Air. Meskapai nasional ini memberlakukan charter fligth dengan rute Denpasar- Alor,PP

Pesawat jenis ATR 72-600 dengan 72 seat yang mengangkut 50 orang tenaga teknis yang bekerja di blok marisela di pulau wetar itu mendarat mulus di Bandara Mali dalam penerbangan perdana Selasa, (26/2) sekitar pukul 13.50. Sesuai rencana meskapa ini akan melayani penerbangan Denpasar- Alor,PP 3 x seminggu yakni  Selasa-Kamis dan Sabtu.

Meski hanya membuka charter fligth penerbangan Denpasar – Alor, Bupati Alor Amon Djobo berharap rute Denpasar-Alor bisa dilayani secara komersial

Benar bahwa sesuai aturan pesawat cateran tidak diijinkan untuk menjual tiket bagi masyarakat umum, namun kerjasama dan koordinasi serta permohonan resmi akan dilakukan pemerintah Alor sehingga Nam Air dapat melayani penumpang atau masyarakat umum.

Dia berjanji akan memperjuangkan agar rute Denpasar- Alor ini efektif karena bagaimanapun rute ini efektif dari sisi pengembangan pariwisata selain untuk kepentingan masyarakat dan pemerintah daerah. Permohonan secara resmi kepada Pemerintah Pusat melalu Dirjen Perhubungan Udara katanya akan segera disampaikan untuk rute komersil dimaskud.

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber di Kalabahi menyebutkan kehadiran NAM Air memberi warna baru dalam siklus transportasi udara di Alor. Masyarakat Alor  dan wisatawan yang ingin bepergian dari dan ke Denpasar dipastikan lebih mudah karena tidak  lagi harus melewati Kupang atau Labuan Bajo

Mereka berharap semakin banyak armada yang  melayani rute Kupang-Alor dan Denpasar-Alor,PP maka harga tiket juga bisa ditekan. Dengan demikian lebih banyak warga yang kesulitan terbang ke Denpasar bisa segera menikmati jasa angkutan udara itu.

Benar bahwa keseiapan infrastruktur Bandara menjadi daya dukung utama yang bisa mendongkrak  percepatan pembangunan sektor pariwisata.  Dengan hadirnya NAM Air maka kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara dari Bali ke Alor juga dipasitkan meningkat seiring dengan kemudahan akses transportasi ke  “negeri seribu moko” itu

“Ya kita berterimakasih karena daerah ini makin banyak dicintai orang. Kehadiran NAM Air tentu menjadi kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat kabupaten Alor. Dengan adanya NAM Air maka akses udara dari dan ke Alor makin terbuka lebar. Akibatnya daerah ini juga terus dikenal dan tentunya semua urusan jadi lebih mudah,” papar Bupati Alor Drs.Amon Djobo kepada media ketika menerima manajemen dan Cabin Crew NAM Air di ruang VIP Bandara Mali, Selasa, (26/2).

Baginya Alor memiliki sejuta pesona wisata yang sayang kalau tidak dinikmati dan dikunjungi. Dengan hadirnya armada ini maka semakin mudah askes Denpasar- Alor dan siapa saja bisa datang ke Alor terutama wisatawan asing. (tim/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *