PERMASI Kupang Siapkan Generasi Sikka Yang Cakap dan Responsif

Pengurus dan Senior PERMASI Kupang pose bersama disela-sela Acara Pembukaan, Kamis, (21/2). Foto : Istimewa

Perhimpunan Mahasiswa Sikka (Permasi) Kupang terus mengelorakan komitmennya sebagai organisasi pengkaderan. Satu langkah nyata yang digalakan untuk melahirkan generasi muda Sikka yang cakap adalah dengan menggelar Masa Penerimaan dan Orentasi Anggota Baru. Kegiatan yang dilakukan di Aula Susteran SSPs Belo, Kota Kupang, 21-23  Februari 2019 itu diikuti 50 orang mahasiswa dari berbagai kampus dan disiplin ilmu.

Benar bahwa urusan kadersisasi menjadi hal terpenting dalam sebuah silabus organisasi. Proses kaderisasi yang dilakukan secara rutin, berjenjang dan penuh dinamika itu tentu bertujuan melahirkan kader yang berkulitas dengan kompetensi teruji. Dengan kualifikasi dan metoda kaderisasi yang memadai diyakini bisa menghasilkan generasi-generasi muda mahasiswa Sikka yang tidak hanya unggul, intelek dan berintegritas di kampus tetapi juga nantinya cakap berkarya ditengah masyarakat.

Ketua Permasi Kupang Inocentius Bai Bata mengatakan sebagai organisasi pembinaan dan pengkaderan, PERMASI kupang terus mengupdate berbagai materi kegiatan yang berorentasi pada pembentukan dan penguatan Mentalitas, Intelektualitas dalam Fraternitas mahasiswa. Tiga benang merah itu menjadi alasan mengapa kegiatan kaderisasi terus dilakukan secara rutin dan berjenjang.

“Ini angkatan ke 23 sejak berdirinya PERMASI Kupang tahun 1997. Kegiatan ini digelar setahun sekali dan biasanya dilanjutkan dengan Latihan Kepemimpinan Dasar dan Menegah. Kita inginkan melalui tahapan-tahapan ini maka Orang Muda Sikka bisa tampil maksimal dalam berbagai organ pergerakan, peka dan  aktif merespons berbagai dinamika sosial kemasyarakatan,” ujar Ino kepada Fortuna di sela-sela kegiatan di Belo, Jumad (22/2)

Para Peserta serius mengikuti materi. Foto : Istimewa

Baginya menghadapi perkembangan zaman yang makin kompetitif saat ini maka seorang mahasiswa harus punya bekal organisasi, daya kritis dan juga kreativitas. Dengan kecapakan yang handal, mental  yang teruji serta skill yang baik maka orang muda pasti bisa bersaing menghadapinya.

PERMASI Kupang tentu tetap hadir untuk menjadi jembatan bagi generasi Muda Sikka untuk mengenal dunia itu selain menjadi seorang mahasiswa yang berkualitas di Kampus.

Adapun beberapa materi dikemas dalam kegiatan kali ini yakni Pengenalan Organisasi PERMASI, Mengenali Diri Sebagai Mahasiswa, Peran Mahasiswa Sebagai Agent Perubahan, Materi Teknik Dasar Kepemimpinan dan juga Motivasi Berorganisasi. Beberapa materi lain yakni Kewirausahaan juga Mengenal Budaya Sikka dan Tantangan Zaman.

Beberapa sesepuh, orangtua dan senior yang tampil membawakan materi dalam kegiatan kali ini antara lain Dosen Undana, Politisi Golkar NTT dan sesepuh Maumere di Kupang DR.Acry Deodatus,MA, Anggota DPRD NTT Fraksi PDI Perjuangan Emanuel Kolfidus,S.Pd, Anggota DPRD NTT Fraksi Demokrat Leonardus Lelo,S.Sos, Dosen Muda FKIP Undana Nong Yonson Spd,M.Pd dan Direkur Utama PT. Fortuna Explore Indo Fidelis Nogor.

Pengurus PERMASI juga mengundang pentolan- pentolan dan organ mahasiswa pergerakan mahasiswa yang ada di Kota Kupang. Mereka yang hadir dan secara Panel berdiskusi dengan Calon Anggota PERMASI yakni dari GMNI, FMN, LMND EK.

Foto Bersama Dr. Acry Deodatus,MA Sesepuh Maumere di Kupang. Foto : Istimewa

Pantauan Fortuna, lebih dari 50 orang mahasiswa dari berbagai kampus dan disiplin ilmu mengikuti kegiatan tersebut. Suasana nampak sangat dinamis. Semua peserta serius mengikuti materi dan terlibat aktif dalam diskusi. Diluar ruangan para peserta juga diasa mentalnya dengan berbagai format pendidikan yang disiapkan pengurus Permasi Kupang.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari itu dibuka secara resmi oleh kedua senior Permasi Kupang sekaligus Tokoh Muda Maumere di Kupang yakni Emanuel Kolfidus dan Leonardus Lelo Anggota Komisi II DPRD NTT  Fraksi Partai Demokrat.

Malam ini sekitar pukul 18.00 kegiatan ini akan ditutup dan diakhiri dengan Kulababong (diskusi) bersama orangtua dan para Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) di Kupang. (tim/42na)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *