Bank NTT Kefamenanu Terapkan CSM Mulai Januari 2019

Kantor Bank NTT Cabang Kefamenanu. Foto : Fortuna

Bank NTT berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Satu fasilitas layanan terbaru yang mulai diterapkan Bank NTT yakni Cash Management System (CMS). CMS adalah layanan tranferan non tunai yang difokuskan untuk membantu proses pencairan dana-dana pihak ketiga yang selama ini bekerjasama dan atau mengerjakan proyek-proyek pemerintah.

Meski telah dilauching Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat di Kupang beberapa bulan lalu bersamaan dengan peluncuran GPN, penerapan CSM ini belum diberlakukan serentak di semua cabang Bank NTT. Di Kabupaten Timor Tengah Utara, penerapan CSM ini baru dilakukan pada bulan Januari 2019. Hal ini dikarenakan beberapa alasan teknis operasional.

Pimpinan Cabang Bank NTT Kefamenanu. Foto – Fortuna

Pimpinan Cabang Kefamenanu Endri Wardono,SE kepada Fortuna beberapa waktu lalu di Kefamenanu mengatakan siklus dan keuangan Bank NTT rata-rata berasal dari Dana Pemda. Dana-dana itu biasanya pada akhir tahun terjadi penarikan besar-besaran guna pembiayaan kegiatan pihak ketiga semisal proyek pengadaan barang dan jasa, Dana Desa dan lain-lain. Nah untuk mengatasi hal itu maka Bank NTT sudah menerapkan produk layanan baru yang disebut Cash Management System.

Melalui program tersebut maka semua jenis pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan langsung melalui tranferan. Pembayarannya dilakukan non cash setelah melalui beberapa tahapan validasi. Nah penerapan layanan ini tentu memudahkan semua pihak baik user pihak pemerintah yang punya dana, rekanan maupun staf di Bank NTT. Produk layanan online ini juga sekaligus menghilangkan tradisi bukti SP2D yang selama ini harus prosesnya panjang dan memakan waktu lama manakala antrianya panjang diakhir tahun.

“Pemda nanti tidak pake SP2D lagi karena sistimnya online jadi Staf Keuangan Pemda tidak perlu kertas dan harus bawa ke bank. Mereka cukup entry datanya dan approval oleh atasannya  maka dari sini kita bisa lakukan pembayaran ke rekening rekanan yang bersangkutan. Tahun 2018 kita sudah coba hanya ada beberapa kandala teknis jadi kita baru efektifkan tahun 2019,”ujar Endri yang pernah menjabat Wakil Pimpinan Cabang Bank NTT Labuan Bajo itu.

Alumni STIM Kupang itu berharap dengan penerapan CSM maka kualitas dan performa pelayanan Bank NTT bagi nasabah bisa lebih efektif dan lancar. Costumer juga tentu merasa lebih nyaman dan dimanjakan dengan fasilitas baru tersebut dalam berbagai transaksinya. (Tim- Fidel/42na)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *