Anjangsana ke Kolam Pemandian Oeluan, Timor Tengah Utara

Gapura Masuk Kawasan Oeluan. Foto : Filemon

Lokasinya di Noemuti, tak jauh dari jalan Trans Timor atau hanya sekitar 20 km arah Kefamenanu- Kupang tentu menjadi alasan mengapa Oelunan menjadi destinasi wisata yang selalu diburu pengunjung. Konsep ekowisata benar-benar ditawarkan disini. Mandi di kolam yang alami sambil menikmati suasana hutan lindung yang kaya flora fauna.

Teks dan Foto: Filemon Raja

Pagi itu masih pukul 09.00WITA. Menumpangi sebuah mobil Toyota Avansa kami meluncur dari kota Kefamenanu menuju kolam pemandian di Oeluan. Suasana saat itu masih sepi. Belum ada satupun petugas yang berada di pintu masuk lokasi wisata itu. “Langsung masuk saja, beta (saya) mau mandi,”celetuk seorang teman.

Selangkah demi selangkah kaki ini coba masuk, melewati pepohonan dan lopo-lopo yang dibangun. Mengenakan kostum sante siap berenang, kami berempat langsung mendekat ke pagar dalam dan pintu masuk kolam. Disana sudah ada 2 orang anak dan seorang pria lagi berenang. Beberapa gadis kecil nampak berendam kaki dari pinggiran kolam saja. Ya kolam berukuran kira-kira 20meter 10meter dengan kedalaman 1,5 hingga 2meter itu penuh air. Bersih dan sangat jernih. Tak tahan untuk segera mencebur diri.

Kedua anak melompat sana sini seakan ingin menampilkan kemahiran berenang dan menyelam sampe kedalaman 2 meteran. Saya masih duduk di lopo sambil melihat sekitar dan menikmati alamnya yang sejuk karena rindangnya pepohonan. Beberapa lopo kecil dan ruang ganti yang sudah ada, menambah fasilitas dan kenyamanan bagi warga dan pengunjung yang ingin berwisata ke kolam pemandian Oeluan itu.

Ya Oeluan seakan jadi destinasi wisata primadona bagi warga kabupaten Timor Tengah Utara. Lokasinya di Noemuti, tak jauh dari jalan Trans Timor atau hanya sekitar 20 km arah Kefamenanu- Kupang tentu menjadi alasan mengapa Oelunan menjadi destinasi wisata yang selalu diburu pengunjung.  Konsep ekowisata benar-benar ditawarkan disini. Mandi di kolam yang alami sambil menikmati suasana hutan lindung.

Tak jauh dari pusat kolam, ada ratusan pohon mahoni, rerimbunan pohon itu semakin menambah khasanah wisata. Beberapa lopo/rumah payung yang dibangun kokoh disekeliling hutan seakan menyambut siapa tamu yang datang pagi itu. Ya Padu padan yang sangat elok,” ujar Ramlan, temanku sambil menarik sebatang rokok.

Benar bahwa berkunjung ke kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur  pasti menyisahkan banyak cerita. Sebagai kota yang terletak ditengah pulau Timor, tawaran wisatanya pasti lebih menohok. Anda tidak perlu berharap ada pantai di kota itu kalau tidak mau bepergian agak jauh ke arah Wini dan Tanjung Bastian.

Namun kalau anda berada di Kota Kefamenanu maka berkunjung ke ojek wisata Oeluan sangat direkomedasikan. Objek wisata ini menawarkan aktivitas mandi, berendam, berenang dan menikmati segarnya mata air yang langsung keluar dari dari balik rimbunan pepohonan itu. Benar-benar segaaarrrrr beranjangsana ke Kolam Pemandian Oeluan.

Setelah lelah karena asyik berenang, Anda bisa juga bersantai bersama keluarga di lopo-lopo yang tersedia kawasan yang didominasi pepohonan itu sambil menikmati kicauan burung dan raungan tipis mesin bus-bus yang melintas dijalan utama Timor tak jauh dari lokasi itu

Kolam Pemancingan Oeluan yang jadi kawasan Agroekowisata. Foto : Dok.Fortuna

Cocok Bagi Mancing Mania

Bagi anda yang punya hoby mancing maka satu aktivitas yang bisa anda lakukan adalah memancing dikolam ikan raksasa yang dibangun dinas Perikanan kabupaten TTU. Kolam pemancingan letaknya berdampingan dengan kolam pemandian. Disana dikembangbiakan aneka ikan air tawar seperti nila, karpel, lele dan lain sebagainya

Fortuna yang awalnya coba memasuki gerbangnya nampak hati-hati. Tapi om Tuames, petugas ditempat itu tetap ramah menyapa kami. Disini ada kurang lebih 5 kolam mancing berukuran besar, 6 kolam sedang dan beberapa kolam kecil untuk proses pemijahahan ikan.

Berwisata sambil memancing ikan langsung dari kolamnya tentu pengalaman yang paling menyenangkan dan punya sensasi tersendiri. Kami akhirnya berkeliling kawasan yang luas dan terawat itu. Beberapa peralatan mancing memang disimpan om Tuames. Kami coba melepaskan  sekekar menguji ketangkasan, hahahah

Yanti seorang pengunjung yang ditemui di kawasan kolam Oeluan saat itu mengaku senang karena ada sumber mata air yang segar dan sejuk ditengah hutan. Kawasan ini jadi destinasi terbaik untuk sekedar berekreasi dan menghilangkan penat di Kota Kefa yang panas.

“Segar airnya dan nyaman karena tempat ini sudah bersih dan ditata. Selain kolamnya yang terawat, air banyak juga lingkungan hutan yang terjaga. Kita nyaman senang untuk rekreasi disini bersama keluarga,” ungkapnya didampingi suami dan 2 orang anaknya

Lain lagi kesan yang dialami Putra dan Charles, dua pemuda tangguh yang punya hobby ganda. Selain suka berenang tapi mereka juga punya hobby mancing.

“Kami biasa datang disini kalau orang yang mandi banyak, maka kami kesebelah untuk sekedar salurkan hobby mancing, banyak pilihan kolam, sejuk tempatnya dan ikannya juga banyak. Benar kaka, disini kita bisa rekreasi di dua tempat sejuk dan yang berdampingan,” ujarnya lirih

Petugas Pembibitan di Kolam Macing Oelunan, J.Tuames kepada Fortuna ketika berkunjung ke kolam pemancingan saat itu mengaku tempat itu memang menjadi pusat bembenihan ikan air tawar milik dinas Perikanan Kabupaten TTU tetapi sering juga diadakan turnamen mancing melibatkan Pemda dan para Mancing Mania di kabupaten TTU

Raymundus Thaal, Plt Kadispar TTU. Foto dok.Fortuna

Terus Benahi

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten TTU, Raymundus Thaal mengaku pihaknya terus menata kawasan tersebut meskipun anggaranya terbatas. Alaasannya karena Oeluan jadi destinasi favorit warga kota

“Penataanya bertahap namun tetap ada. Pembenahan fasilitas kolam berupa ruang ganti, pengadaan lopo-lopo hingga pembangunan pagar pengaman dan Gapura terus dialokasikan dalam beberapa tahun ini karena Oeluan adalah  destinasi wisata paling dekat di kota yang pasti dikunjungi warga untuk berwisata,”ujar Raymundus kepada Fortuna belum lama ini (tim/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *