Andien Ungkap Eksotika Tenun Ikat Maumere

Artis Nasional Andini Aisyah Haryadi menampilkan Pesona Maumere dalam balutan Tenun Ikat. Foto : Istimewa

Impian Andini Aisyah Haryadi untuk mengunjungi Maumere, Kabupaten Sikka, NTT akhirnya terwujud. Kekagumannya terhadap kota dengan taman laut terindah itu sudah muncul sejak lama. Eksotika tenun ikatnya bahkan menjadikan Maumere salah satu kota primadona di Indonesia.

“Saya sudah ke Labuan Bajo dan Sumba. Saya penasaran sekali dengan Maumere. Banyak sahabat cerita tentang keindahan Maumere. Saya cuma punya kesempatan membeli tenun ikat Maumere di Jakarta. Saya bersyukur sekali, lewat Maumere Jazz Fiesta Flores 2018 akhirnya bisa sampai juga di Maumere,” ujar Andien penyanyi yang beraliran musik Jazz itu.

Sebelum ke Maumere, Ibu satu anak ini menceritakan, dirinya tampil di negara Jepang menggenakan pakaian tenun ikat Maumere. “Selesai tampil, semua orang bertanya , baju ini berasal dari mana? Saya langsung menjawab bahwa baju ini dari Maumere. Mereka senang sekali dengan pakaian saya,” ungkap Andien, saat konfrensi pers, di Hotel Capa Maumere, (28/10).

Selama 18 tahun berkarya, Andien telah menelurkan 7 buah album ini menambahkan, dirinya senang menghibur masyarakat Sikka dalam Maumere Jazz Fiesta Flores. Apalagi dia sering mendengar cerita para musisi lain bahwa penonton di Flores sangat menyenangkan.

Pelantun lagu Sahabat Setia berujar kalau tampil dihadapan ribuan penonton di Maumere adalah tampilan perdananya untuk menghibur masyarakat Maumere

Soal tampil mengenakan pakian adat Muamere pada jumpa pers saat itu Andie mengatakan semuanya terjadi secara alamiah. Mungkin juga bagian dari ekspresi kekagumannya pada tenun Maumere ketika berada di kota asalnya.

“Saya tidak tahu mengapa hati ini harus kenakan pakaian tenun. Hati saya dek-dekan sih. Saya bukan orang Maumere tetapi berhadapan dengan kalian semua saya kenakan baju ini,” ungkapnya penuh senyum

Ia mengatakan, kadang-kadang kita tidak sadar, kalau kita memiliki budaya tenun yang luar biasa dan kaya makna historis dan filosofis.

“Orang kalau ke Jakarta selalu ke Mall. Tentunya yang mereka cari adalah pakaian yang bermerek. Semua merek itu tidak ada artinya. Itu semua buatan pabrik. Ini tenun hanya satu saja. Tenun ini memiliki nilai historis yang kuat. Semua orang Maumere ini sangat beruntung memiliki budaya, alam dan bahari yang sangat luar biasa. Maumere ini kaya sekali ,” tandasnya (angga/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *