Ekowisata Hutan Kebesani, Lengkapi Kunjungan Anda ke Danau Kelimutu

Pintu Masuk Hutan Ekowisata Kebesani. Foto : Istimewa

Berwisata ke Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur terasa belum lengkap apabila tidak mengunjungi beberapa destinasi penyangga disekitarnya. Salah satu spot yang sangat direkomendasikan untuk memperkaya khasanah Anda adalah beranjangsana ke kawasan Ekowisata Kajundara.

Kawasan Hutan  yang sering  disebut Hutan Kebesani ini terletak di Desa Kebesani Kecamatan Detukeli. Obyek wisata ini berada dalam  jalur atau koridor Kota Ende – Danau Kelimutu.

Akses menuju lokasi ini terbilang tidaklah sulit. Dari kota Ende Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 20 menit. Melewati jalan negara Ende-Maumere yang mulus anda akan sampai ke pertigaan Wokunio. Dari sini  ke arah Detukeli (utara)  Anda sudah mencapai lokasi hutan wisata yang eksotis itu hanya dalam waktu 20 menit.

Cinderamata yang disiapkan warga lokal. Foto : Istimewa

Hutan Kebesani adalah hutan lindung yang kaya akan flora dan fauna. Berada di daerah perbukitan seluas 400 ha dengan ketinggian sekitar 1.200 dpl, Kebesani menawarkan panorama puncak terbaik. Kawasan ini didominasi tanaman Ampupu (Eucalyptus urophylla) yang terkenal dengan kesejukannya. Ampupu sendiri merupakan Hutan Tanaman hasil Reboisasi tahun 1980 dikelola oleh UPT Kesatuan Pengolahan Hutan (KPH) Kabupaten Ende.

Tidak hanya pesona hutan yang sejuk, alasan berkunjung ke Kebesani juga karena beberapa daya tarik wisata dan kekayaan ekosistemnya. Ada monyet, babi hutan, landak, ular, burung nuri, dan lain sebagainya yang menikmati manfaat hutan ini.

Data dari KPH Ende menyebutkan bahwa Kelimutu merupakan daya tarik utama pengembangan wisata di Kabupaten Ende. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS) Tahun 2010-2025, Kementerian Pariwisata telah menetapkan Kelimutu-Ende dan sekitarnya sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Di Indonesia seluruhnya terdapat 88 KSPN. Di Provinsi NTT terdapat dua KSPN yakni KSPN Komodo-Labuhan Bajo dan sekitarnya, serta KSPN Kelimutu-Ende dan sekitarnya.

Benteng Marilonga di Ende. Foto : Istimewa

Kuburan dan Benteng Marilonga

Melewati jalan nasional trans Flores, akses ke lokasi ini memang makin elok karena Anda akan menjumpai spot-spot panorama yang menakjubkan. Ada pemandangan alam sawah bertingkat di Detusoko, juga kampung adat Wologai yang kesohor itu.

Salah satu spot yang harus anda kunjungi juga yakni destinasi wisata sejarah dan budaya kuburan pahlawan lokal Marilonga dan Benteng Marilonga. Design kuburan dan benteng yang unik ini menjadi cerita menarik ketika berada di kawasan pedesaan ini.

Perjalanan Anda juga akan makin lengkap jikalau berkenan mengunjungi Situs Air Panas Lesugolo yang letaknya tak jauh dari desa ini.

Bagi  pemburu souvernier cantik,  masyarakat pedesaan disini juga menyiapkan aneka kerajinan tangan yang dipasarkan di desa Nggesa dan Nida. Kerajinan berupa anyaman dari lontar, tenun ikat, ukiran  dan makanan khas setempat bisa menjadi oleh-oleh berkunjung ke kawasan taman nasional ini. (/fdl/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *