Rp 15 Miliyar Untuk Kopi Arabika Flores di Festival Ekonomi Syariah Bank Indonesia

Penandatanganan Grand Business Matching antara UMKM Kopi Binaan BI NTT dengan Bank NTT dan PT Indokom Citra Persada dengan total kesepakatan bisnis sebesar Rp15,5miliar pada closing FESyar Balikpapan. Foto : Humas BI

Bank Indonesia menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia yang berlokasi di Balikpapan pada 2-4 November 2018. Acara tersebut merupakan event tahunan yang diselenggarakan di tiga regional guna meningkatkan pemahaman ekonomi keuangan syariah Indonesia khususnya industri halal dan juga merupakan rangkaian Road to Indonesia Sharia Economic Forum (ISEF).

FESyar kali ini mengangkat tema “Penguatan Ekonomi Sharia Melalui Pengembangan Regional Halal Value Chain”. Kegiatan FESyar terdiri dari Shariah Economic Forum yang merupakan forum ilmiah dan forum komunikasi/edukasi dan Shariah Fair yang merupakan showcase penembangan UMKM Syariah di wilayah KTI, Talk show, Perlombaan dan Business Matching.

Adapun peserta FESyar KTI 2018 adalah seluruh stakeholder ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kawasan Timur Indonesia termasuk yang bekerjasama dengan Bank Indonesia antara lain Pesantren Perguruan Tinggi/Akademisi, Lembaga Amil Zakat/ Lembaga Wakaf, MUI dan Perbankan Syariah. Dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT (BI NTT) sendiri pada event ini mengikutsertakan UMKM binaanya yang bergerak di komoditas kopi dan tenun/kerajinan.

Luar biasanya dalam waktu tiga hari pelaksanaan expo, UMKM Kopi BI NTT berhasil membuat kesepakatan bisnis dengan potential buyer dan investor PT. Bank NTT. Kesepakatan bisnis yaitu pembelian 1.000.000 (satu juga) liter HS Basah Kopi Arabika Flores Bajawa dengan total perkiraan nilai Rp15.000.000.000 (Lima Belas Milyar Rupiah) dengan PT Indokom Citra Persada yang akan dilaksanakan tahun 2019 dan kesepakatan penyaluran kredit hingga Rp500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah) dengan Bank NTT.

Adapun kedua kesepakatan bisnis tersebut dikukuhkan pada penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama yang dilakukan pada Grand Business Matching yang dilakukan pada penutupan FESyar KTI 2018 dan disaksikan oleh Kepala Departemen Regional III Bank Indonesia, Bapak Wiwiek Sisto Widayat dan Kepala Perwakilan BI NTT, Bapak Naek Tigor Sinaga

Yansen selaku perwakilan UMKM Kopi merasa bersyukur dapat mengikuti kegiatan expo tersebut karena dapat menjajakan Kopi Arabika Flores Bajawa hingga ke Pulau Kalimantan. Respon pengunjung terhadap produk kopi tersebut sangatlah baik sehingga Yansen berterimakasih ketika ada kontak bisnis antara sellers and buyers bisa terjadi antar pelaku bisnis di daerah.

Hal yang sama dirasakan Esther Abola, perwakilan UMKM Kesenian. Ia sangat bangga dapat memperkenalkan beragam kain tenun dan kreasi paduan tenun kepada daerah lain di Indonesia.  (SipersBi/42na)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *