Saksikan Kuda Menari di HUT Kabupaten Sabu Raijua 26 Nopember 2018

Plt.Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke. Foto : Fortuna

Pemerintah kabupaten Sabu Raijua merancang sebuah event unik menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sabu Raijua yang ke-10 tanggal 26 Nopember tahun 2018. Satu dari sekian atraksi budaya yang bisa dijumpai di Sabu dalam event ini yakni menyaksikan Kuda Sabu Meringkik dan Menari diiringi bunyi gong dan gendang diarena pentas.

Atraksi kuda menari di acara puncak HUT Sabu Raijuan tersebut adalah bagian dari memperkenalkan Sabu sebagai daerah produsen kuda, seni budaya dan filosofi berkuda ala orang Sabu. Penampilan kuda menari itu juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat dan tamu undangan.

Sebanyak 125 ekor kuda yang siap tampil pada puncak HUT nanti sudah dilatih dengan ilmu khusus oleh pemiliknya. Uniknya ketika nanti gong dan gendang dibunyikan, kuda-kuda tersebut dapat menghentakan kaki seiring irama gong dan meliuk-liuk menghibur audiens. Atraksi ini dipastikan hanya anda jumpai di Kabupaten Sabu Raijau dan menjadi satu-satunya penampilan unik di dunia yang sayang kalau dilewatkan.

Plt.Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke memastikan tema utama HUT Sabu Raijua kali ini bertujuan untuk menunjang kegiatan pariwisata dan budaya. Melalui aneka atraksi budaya daerah dan festival, pemerintah ingin mengembangkan Pariwisata sebagai lokus percepatan pembangunan Sabu Raijua kedepan.

Ada beberapa event baik olahraga, perlombaan antar kecamatan, seni budaya maupun panggung hiburan rakyat. “Saat ini lagi dirancang panitia dan kita harapkan awal bulan Nopember persiapannya sudah matang. Terkait atraksi kuda meringkik sambil menari nanti katanya adalah bagian dari cara membangkitkan kembali tradisi lokal dan cara unik kuda-kuda di Sabu Raijua.

Event tersebut bagi Rihi Heke adalah juga bagian dari memotivasi masyarakat beternak kuda sekaligus sarana hiburan bagi warga yang menghadiri puncak HUT ke-10 di halaman Kantor Bupati Sabu Raijua itu

Rihi Heke juga berharap masyarakat peternak kuda dari beberapa spot destinasi dapat mempersiapkan kudanya untuk bisa ditampilkan bagi pengunjung atau wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi-destinasi wisata di Sabu Raijua.

PADOA, Tarian masal tradisional paling populer asal Sabu Raijua. Foto : Istimewa

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sabu Raijua Wellem Rohi kepada Fortuna mengatakan pihaknya tengah mempersipakan beberapa acara yang melekat dengan urusan kepariwisataan antara lain pentas seni budaya daerah, Karnaval Budaya, Loma Cerita Rakyat serta fashion show jelang Perayaan Akbar HUT Sabu Raijua ke-10 tahun ini.

“Kita terus mempersiapkan segala sesuatu terkait perayaan akbar ini. Kita bersyukur karena tema utama kegiatan kali ini menitikberatkan pada dukungan pengembangan pariwisata dan budaya. Harapan kita kesiapan bisa maksimal dan potensi seni budaya daerah Sabu Raijua bisa terekspose lebih masif,” ujarnya. (tim/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *