“Tancap Gas” Untuk Pariwisata, Bupati Flotim Ajak Wisatawan Hadiri Festival Nubun Tawa

Paket Wisata/Tour Yang Dipasarkan Untuk Calon Wisatawan di Event ini.             Foto. Doc Dispar FLotim

Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menaruh perhatian serius terhadap percepatan pembangunan sektor pariwisata didaerah itu. Berbagai program pengembangan di destinasi wisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penataan akses dan SDM  hingga pagelaran berbagai event promosi pariwisata daerah mulai masif dilakukan. Bupati Anton Gege Hadjon dan Wakil Bupati Agustinus Boli meletakan pariwisata sebagai satu sektor kunci pembangunan di Flotim nampaknya langsung “tancap gas” di tahun pertama kepemimpinan mereka.

Kepada Fortuna belum lama ini, Bupati Anton Gege Hadjon mengatakan banyak event promosi yang digelar pemerintah kabupaten Flores Timur untuk mengangkat untaian potensi seni budaya dan destinasi pariwisata yang ada seantero Flores Timur. Potensi yang masih tersembunyi selama ini didorong ke permukaan tidak hanya untuk tujuan pelestarian tetapi juga dikemas menjadi daya tarik wisata guna mendongrak angka kunjungan ke daerah itu. Event-event itu juga digerakan dalam rangka membangkitkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejatheraan rakyat.

“Selain penataan destinasi, membenahi SDM dan juga akses transportasi, kami juga terus mendorong pagelaran berbagai event yang bernuansa budaya. Tujuan awalnya adalah membangkitkan semangat masyarakat untuk terus melestarikan tradisi budaya lokal yang mulai punah sehingga menjadi daya tarik wisata. Tujuan kita juga adalah menggerakan masyarakat untuk selanjutnya melihat  potensi yang mereka miliki menjadi peluang ekonomi yang bisa dikembangkan,”ujar sosok visioner ini

Untuk diketahui ada 2 festival seni budaya akbar yang digelar di Flores Timur. Pertama Festival dan Akustik di Lewokluok yang digelar di sebuah kawasan Embung yang eksotis menampilkan para pelaku wisata dan seniman dari daerah setempat. Event kedua yakni Festival Seni Budaya dan promosi pariwisata di Kecamatan Solor Timur.

“Inilah dua event yang syarat pelestarian dan punya daya tarik wisata tinggi. Di Lewokluok mantap dan di Solor Timur juga lebih mantap lagi. Kita harapkan bisa menjadi pemicu untuk event promosi wisata lainnya,” ujar Bupati Anton kepada Fortuna di Kupang belum lama ini

Menurutnya, Pemkab Flores Timur terus membangkitkan potensi lokal sebagai pemicu pariwisata melibatkan seluruh masyarakat di Flores Timur. Gerakan itu untuk mewujudkan visi misi dan mengajak semua pihak untuk membangun  daerah.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri baik ditingkat perorangan maupun ditingkat jabatan pada kewenangan masing-masing. Kita benar-benar membangkitkan semangat masyarakat  untuk mari kita sama-sama bangun daerah ini. Memang pelan tapi dalam setahun ini kegiatan pariwisata mulai nampak,” ujarnya

Kepada seluruh penikmati wisata dan wisatawan, Bupati Anton mengajak semua pihak untuk hadir dan menyaksikan langsung satu lagi pagelaran satu festival unik pada tanggal 5-7 di Flores Timur. Event itu namanya Festival Nubun Tawa yang syarat muatan historis dan melekat dengan tradisi budaya masyarakat di kecamatan Lewolema. Event ini akan menjadi festival terakbar yang dihelat tahun ini karena memadukan beberapa kegiatan lain yang juga sangat menghibur.

Nubun Tawa Culture & Art Fesfival tahun ini akan menampilkan beranekaragam karya seni dan hiburan rakyat diantarnya permainan tradisional, upacara tradisional, teater, karnaval budaya, musik etnik, tarian kontemporer, upacara adat dan tarian tradisional yang sudah hampir punah. Festival ini juga akan menampilkan perfomance musik akustik, dan masih banyak pertunjukan seni dan budaya Flores Timur.(tim/42na)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *