Bule “Sail Indonesia” Tunggang Kuda di Tanjung Bastian

Mr. Daved dan Mrs. Lesley ketika berada di arena pacuan kuda Tanjung Bastian, Minggu (6/8). Foto : fidel Fortuna

Banyak cara dilakukan oleh para peserta Sail Indonesia ketika berkunjung ke Indonesia. Puluhan Wisatawan dari Australia yang datang ke Indonesia melalui pintu masuk utama Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur tersebut mulai menikmati pesona indonesia dari Nusa Tenggara Timur.

Di Wini dan Tanjung Bastian, Kabupaten Timor Tengah Utara misalnya, 26 orang peserta Sail dari berbagai negara itu mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan di kota perbatasan Indonesia dan Timor Leste itu. Satu atraksi budaya dan event andalan milik pemerintah kabupaten TTU yang menjadi daya tarik bagi wisatawan adalah event Pacuan Kuda.

Turnamen yang mengikutkan lebih dari 100 ekor kuda dari Timor Leste, Kabupaten Malaka, Belu, TTU dan Kabupaten Kupang itu disaksikan langsung oleh delegasi Sail Indonesia 2018.

Mrs. Lesley dan Mr. Daved, dua orang wisatawan asal Hobart-Australia bahkan sudah berada di Tribun Pacuan Kuda Tanjung Bastian dari siang hari. Mereka menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menyaksikan partai final sekaligus mengikuti upacara penutupan turnamen Pacuan Kuda Piala Bupati TTU pada Minggu (5/8).  Saking antusiasnya, Mrs.Lesley bahkan langsung meminta panitia untuk diperkenankan menunggang dan memacu kuda milik seorang peserta saat itu di Arena Pacuan Kuda Tanjung Bastian.

Atraksi Mrs. Lesley ini seakan menjadi nomor eksibisi yang disaksikan langsung oleh Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes, Wakil Ketua DPRD TTU Yosep Nube, Forkompimda TTU, Anggota DPRD Sintus Lape Naif, Sekretaris Dispar TTU Yoaneta Kono,S.STP, Camat Insana Utara Dominikus Sio, para pejabat dan ratusan penonton yang hadir.

Kepada fortunaexplore.com, Lesley mengaku bangga berada di Timor Tengah Utara dan menyaksikan langsung event itu setelah puluhan tahun dirinya tidak menyaksikannya. Lesley yang adalah seorang mantan Joki itu berujar senang ketika mendapat kehormatan dari panitia untuk menjoki kuda langsung di arena pacuan kuda itu.

Suasana Turnamen Pacuan Kuda yang disaksikan oleh ratusan penonton.                   Foto : fidel-Fortuna

“Saya pernah jadi joki ketika masih kecil dalam perlombaan yang sama di Australia. Ini pengalaman menarik saya di pulau Timor setelah puluhan tahun tidak menunggang kuda lagi. Sangat senang. Arenanya sangat unik karena terletak diantara bukit tandus dan laut yang indah dan bersih. Penontonnya banyak, ramai dan semua sangat ramah,” ujar Lesley didampingi suaminya Daved dan pejabat teknis Dispar TTU Redemtus Thaal.

Dia berharap event itu terus digalakan pemerintah dan masyarakat karena punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan tentunya juga wisatawan asing yang tergabung dalam Sail Indonesia setiap tahunnya. “I really enjoy it. I hope many of my friends will see this wonderful event directly. I will tell them to come here,” ujar Lesley kepada fortunaexplore.com (fdl/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *