Wai Platin, Air Panas Multifungsi di Flores Timur

Wai PLatin Jadi destinasi wisata populer bagi kawula muda Flores Timur.
foto :Adiz- Majalah Fortuna

Letaknya yang strategis di pintu masuk bagian barat Kota Larantuka tepatnya di desa Mokantarak, menjadikannya spot wisata alam favorit bagi wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung ke kota Reinha, Flores Timur. Anda hanya membutuhkan waktu 10 menit perjalanan dari pusat kota Larantuka ke lokasi tersebut.  Akses transportasi muda bahkan bisa menggunakan kendaraan umum

Kolam pemandian alami yang oleh masyarakat setempat disebut WaiPlatin (air panas) itu dibagi dalam beberapa petak sesuai tingkat suhu air seakan memberikan opsi bagi para pengunjung untuk memilih kenyamanan berendam. Tidak hanya itu, lokasinya yang dekat dengan pantai juga memberikan pilihan tersendiri bagi penikmat keindahan alam. Adapun hutan mangrove di muara air yang seakan melengkapi daya tarik destinasi wisata ini.Menengok daya tarik wisatanya yang mumpuni dibatas kota Larantuka maka pemerintah membangun aneka fasilitas penunjang.

Berbagai fasilitas seperti taman bermain anak-anak, gazebo, ruang ganti dan beberapa kolam bergaya moderen yang sedang dibangun menjanjikan kenyamanan lebih bagi para pengunjungnya.

Menurut Studi Kajian Geothermal & Hydrothermal Institut Tekhnologi Bandung (2015) hasil kerjasama dengan pemerintah setempat, kandungan sulfur/belerang yang terkandung di dalam air dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit, rematik dan pegal-pegal. dan untuk mendapatkan hasil terapi maksimal, disarankan untuk mandi di malam hari dan atau subuh menjelang siang

Pengunjung yang datang pun dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai negeri (PNS), pengusaha swasta maupun pelajar. Ada yang datang untuk menikmati panasnya air, ada pula yang hanya sekedar berfoto-foto panoramanya yang indah.

Seperti dituturkan Elfrid Trisona, salah satu pengunjung yang berstatus pelajar di sebuah sekolah menengah atas di kota Larantuka. Kepada Fortuna, Nona manis ini mengkaui sudah menjadi rutinitas disetiap akhir pekan untuk mengunjungi Wai Platin bersama teman-temannya.

“Ini tempat favorit saya dan teman-teman, kami datang ke sini tiap akhir pekan untuk menikmati hangatnya air panas dan berselfy ria. Disini bukan hanya ada air panas, pemandangannya juga indah untuk berfoto, ada hutan mangrove dan pantai yang indah” ujarnya.  Sayangnya fasilitas pendukung belum lengkap, seperti kantin, ruang ganti dan lainnya yang belum bisa dimanfaatkan dengan baik.

Elfrid berharap agar pihak pengelola secepatnya merencanakan untuk melengkapi fasilitas vital pendukung objek wisata tersebut,selain penataan internal, fasilitas   seperti papan nama penunjuk arah dari dalam kota Larantuka ke bojek itu juga mesti diperhatikan.

Silvester Kabelen,SE

Menyikapi hal tersebut, Dinas pariwisata kabupaten Flores Timur melalui Kepala Bidang Pemasaran, Silvester S.T. Kabelen,SE menuturkan Air Panas Oka merupakan  salah satu aset pemerintah Kabupaten Flores Timur. Air panas tersebut adalah objek prioritas (selain pantai Deri di pulau adonara) sedang dalam proses pengembangan. Dinas Pariwisata kabupaten Flores Timur mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementrian Pariwisata sebesar 1,5 milyar untuk pengembangan 4 item wisata prioritas yakni Wai Platin Mokantarak, Pantai Deri di Desa Duablolong Kecamatan Ileboleng, Pusat Informasi Pariwisata/ Tourism Information Centre (TIC) di perbatasan Flotim- Sikka dan TIC yang berlokasi di kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Flores Timur.

Khusus untuk Wai Platin ujarnya, dana DAK yang ada akan dimanfaatkan untuk pembangunan Pusat Jajan Kuliner dan Toko Souvenir.

“Selama ini semua objek yang diprioritaskan telah mendapat respon positif dari wisatawan, termasuk Wai Platin. Memang harus diakui bahwa anggaran operasional kita sangat minim sehingga pengembangan objek wisata dilakukan secara bertahap, sudah ada beberapa fasilitas pendukung yang dibangun seperti wahana bermain anak-anak, gazebo, penataan kolam sesuai tingkat suhu air, pondok kantin (walaupun belum beroperasi), beberapa kolam bergaya moderen juga tengah dipersiapkan dan berbagai fasilitas lain sesuai masterplan yang sudah kami susun. Wai platin sendiri memiliki banyak keunggulan dibanding spot wisata lainnya”, tambah pria hitam manis ini.

Berada di ruas jalan Negara dekat kota Larantuka, dekat pantai, ada hutan mangrove’nya menjadikannya sangat eksotis. Area pengembangannya juga masih sangat luas, sehingga sesuai perkiraan katanya pembangunan secara keseluruhan akan rampung dalam 3 tahun. (Adiz/ 42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *