Wisata Panen Madu Hutan di Flores Timur

Flores Timur – fortunaexplore.com

Menikmati Gurihnya Madu Hutan Flotim langsung dari hutan

Nama Kabupaten Flores Timur kembali muncul ke permukaan karena salah satu produk hasil hutannya kini menembus pangsa pasar nasional. Sarang lebah madu yang bergelantungan dipohon-pohon berusia tua memang lazim dijumpai para pelintas sepanjang jalan di pulau Flores. Pesona tersebut bisa ditemui di Desa Lewoingu, Kecamatan Titehena Flores Timur yang selama ini hanya tontonan alam yang tak bernilai ekonomi. Adalah Anis Hayon seorang petani Madu setempat berinisiatif mengubah potensi lokal itu menjadi sebuah produk khas Flores Timur bernilai lebih. Dia berani mengubah gundukan rumah lebah yang terkenal sadis sengatannya itu menjadi Produk Madu Hutan bermerk yang dinamai  “Rumadu” (Rumah Madu)

Dalam benak Anis, isu madu hutan selaras dengan upaya pelestarian hutan yang adalah isu global saat ini. Melalui unit usaha produktifnya Rumadu telah mampu menyulap produk madu hutan didaerahnya itu menembus pasar nasional. Produk ini memiliki banyak manfaat baik dari sisi kesehatan maupun untuk kebugaran tubuh. Masalah kualitas tidak perlu diragukan. Anis Hayon menjamin produk Rumadu berbeda dengan madu dari daerah lain. Rumadu mengandung zat anti aging (penuaan), mencegah kanker payudara, dan kanker serviks (kanker rahim) serta dikemas higienis, tanpa bahan pengawet merupakan keunggulan produk Rumadu Flotim. Konsumen bahkan tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena Rumadu dibandrol dengan harga yang terbilang murah yakni Rp75.000 rupiah per botol. Bagi anda yang berada di luar Flores, produk ini dapat anda jumpai di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, Kalimantan, Kupang dan Flores. Bahkan sebagai altrernatif bagi kosumen, saat ini manajemen Rumadu juga tengah mendesain kemasan sachet sehingga produk madu asli Flotim ini bisa menjangkau semua kalangan

Kemasan pemasaran produk RUMADU yang sudah berstandar nasional

Untuk memasarkan produk-produknya, manajemen Rumadu Flotim terus menunjukan jati diri dan brand produknya dalam berbagai event promosi. Salah satu event berskala internasional yang disponsori Rumadu adalah  event Tour de Flores (TdF 2017). Hal ini membuktikan optimisme Rumadu akan kebanggaan produk lokal sekaligus bagian dari upaya  meningkatkan taraf hidup petani madu hutan Flores Timur.

Selain menampilkan produk industri kreatif berbasis potens lokal, Anis Hayon juga menawarkan paket wisata minat khusus bagi para penikmat industri lokal ini. Rumadu membuka “Open Trip” bekerjasama dengan salah satu NGO (Non Governmental Organization) yaitu Du’anyam untuk mempromosikan produk wisata Flores Timur. Salah salah satunya adalah Atraksi Panen Madu Hutan Tradisional. Wisatawan dapat menyaksikan langsung prosesi panen madu hutan oleh petani madu setempat.

Aksi Panen madu Hutan oleh para petani madu

Anis berharap “Rumadu” dengan produk asli Flores Timur dan proses pengelolaan yang ramah lingkungan hutan di Flores itu bisa menjadi ikon produk Flotim. Dengan demikian Rumadu bisa tersiar sebagai produk lokal berkualitas nasional bahkan dunia.  Promosi bersama oleh masyarakat dan pemerintah setempat menjadi solusi terbaik untuk menjadikan Rumadu sebagai salah satu oleh-oleh khas Flotim bagi semua tamu dan wisatawan yang berkunjung ke daerah itu. (Adiz/42na)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *